komponen ac split dan fungsinya

Berikutjenis-jenis menu bar dan juga fungsinya : 1. Menu File. Menu file berfungsi untuk mengatur file dokumen seperti menyimpan, membuka, mengatur kertas dokumen, dan sebagainya. New : Membuat file yang baru. Open : Membuka File yang pernah kita buat. Close : Menutup file yang sedang kita buka. Save : Menyimpan dokumen yang sebelumnya telah Namanama komponen lift/elevator berdasarkan letaknya dapat dikelompokkan dalam 4 kelompok yaitu: Komponen pada Kamar Mesin. Komponen pada Ruang Luncur. Komponen pada Sangkar kereta. Komponen pada lekuk dasar (pit). Komponen pada lantai atau hall. Mari kita bahas satu per satu apa saja komponen tersebut. A. Kamar Mesin (Machine Postedon Desember 28, 2017 by service ac. CV. Mitra Teknik menerima Perbaikan / Service Panggilan segala macam jenis TV. Perusahaan kami bertempat di tengah pusat Kota Malang, lebih tepatnya di Jl. Laksamana Martadinata 28 Malang. Untuk menghubungi kami bisa langsung Telepon - SMS - WA di Nomor 081914706406. Setiapkomponen dari motor terbuat dari material yang berbeda-beda tergantung pada fungsinya. Silinder terdapat pada blok mesin. Blok mesin biasanya terbuat dari besi cor kelabu. wet liners (apabila dinding luar cylinder liner bersentuhan langsung dengan air pendingin) dan dry liners (apabila dinding luar cylinder liners tidak bersentuhan GCB(Gas Circuit Breker). Adalah breker utama yang berfungsi sebagai penghubung dan pemutus power supply yang masuk dari PLN .GCB menggunakan media isolasi SF6,dimana sf6 adalah sebagai “media isolasi yang berfungsi untuk meredam bunga api”yang terjadi pada saat Switching dan SF6 ini merupakan gas yang tidak berbau dan tidak mudah terbakar.; ACB T Shirt Frau Mit Grill Sucht Mann Mit Kohle. Komponen AC dan fungsinya – Jenis AC yang umum kita pasang dirumah adalah AC dengan tipe split. Berdasarkan peletakannya AC Split memiliki 2 bagian utama yaitu komponen AC indoor yang diletakan didalam ruangan dan komponen AC outdoor yang diletakan di luar ruangan. Unit outdoor AC berfungsi untuk memproduksi refrigerant dingin kemudian selanjutnya disalurkan ke unit indoor untuk menggunakan refrigerant dingin tersebut untuk mendinginkan udara ruangan. Pada unit outdoor AC terdapat komponen AC seperti kompresor, kondensor, motor fan, dan katup ekspansi sedangkan pada indoor terdapat evaporator yang dilengkapi dengan blower untuk mengalirkan udara dingin ke ruangan. Mengetahui fungsi komponen AC adalah hal yang sangat penting apabila kita ingin mempelajari tentang cara kerja AC. Mulai dari fungsi kompresor AC, fungsi evaporator AC, fungsi kondensor, akumulator dan lain sebagainya. Dengan mengetahui fungsi dari komponen AC, maka kita akan lebih mudah untuk menganalisa gangguan apabila AC yang kita miliki mengalami kerusakan. Komponen sistem AC dapat digolongkan menjadi 4 kelompok yaitu komponen utama, komponen pendukung, komponen kelistrikan, dan bahan pendingin refrigeran. Semua fungsi komponen air conditioning akan kita jelaskan pada pembahasan dibawah ini 12 Fungsi Komponen AC Split yang Perlu Kamu Tahu 1. Fungsi Kompresor AC Gambar Kompresor AC Fungsi kompresor AC adalah sebagai pusat sirkulasi untuk memompa dan mengedarkan bahan pendingin refrigeran ke seluruh bagian sistem AC. Selain itu, fungsi kompresor pada air conditioner juga untuk membentuk dua daerah tekanan yang berbeda yaitu daerah bertekanan tinggi dan rendah. Pada siklus kompresi uap kompresor berfungsi untuk melakukan proses kompresi yaitu mengkompresi uap bertekanan rendah menjadi uap bertekanan tinggi. Oleh sebab itu kompresor menjadi salah satu komponen utama pada AC, sehingga apabila kompresor mengalami gangguan akan membuat AC tidak dingin. Baca juga 12 Penyebab Kompresor AC Mati yang Perlu Kamu Tahu! 2. Kondensor Fungsi Kondensor AC Fungsi kondensor AC adalah komponen AC yang berfungsi sebagai penukar kalor atau pembuang panas, dengan menurunkan temperatur refrigeran, dan mengubah wujud refrigerant dari bentuk gas menjadi cair proses kondensasi. Kondensor AC menggunakan udara sekitar sebagai media pendingin kondensor. Panas yang terdapat pada refrigerant akan dilepaskan ke udara bebas dengan bantuan fan motor AC. Agar proses pelepasan panas bisa lebih cepat, pipa kondensor didesain berliku dan dilengkapi dengan sirip, maka dari itu pembersihan sirip-sirip pipa kondensor sangat penting agar perpindahan kalor refrigerant tidak terganggu. Jika sirip-sirip kondensor dibiarkan dalam kondisi yang kotor, maka dapat membebani kompresor dan mengakibatkan turunnya peforma kinerja AC yang membuat AC menjadi tidak dingin. Baca juga Penyebab AC Kurang Dingin Akibat Kondensor Kotor 3. Pipa Kapiler Fungsi pipa kapiler adalah untuk menurunkan tekanan refrigerant dan mengatur aliran refrigerant menuju evaporator. Selain itu, fungsi utama pipa kapiler ini juga sangat vital karena pipa kapiler menghubungkan dua bagian tekanan yang berbeda, yaitu tekanan tinggi dan tekanan rendah. Refrigerant bertekanan tinggi sebelum melewati pipa kapiler akan diubah atau diturunkan tekanannya. Sehingga penurunan tekanan refrigerant akan menyebabkan terjadinya penurunan suhu. Pada bagian inilah refrigerant mencapai suhu terendah terdingin dan selanjutnya dialirkan ke evaporator untuk menghasilkan udara dingin. 4. Evaporator Fungsi Evaporator AC Fungsi evaporator AC adalah menyerap dan mengalirkan panas dari udara di dalam ruangan ke refrigerant. Selain itu, evaporator juga berfungsi untuk merubah wujud refrigerant dari gas menjadi cair proses evaporasi. Dengan kata lain evaporator adalah komponen AC yang berfungsi untuk penukar panas. Pada prinsipnya udara yang berada pada ruangan ber-AC akan diserap oleh evaporator dengan bantuan motor blower. Kemudian udara akan masuk melewati sirip-sirip pipa sehingga suhu udara yang keluar dari sirip-sirip evaporator menjadi dingin. Proses inilah yang membuat ruangan kita menjadi dingin. Jagalah kebersihan evaporator untuk menjaga AC agar tetap dingin dan tidak meneteskan air pada indoor. Proses sirkulasi udara di dalam ruangan ini di atur oleh blower indoor. 5. Strainer Strainer AC Split Fungsi strainer saringan adalah komponen yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh refrigerant di dalam sistem AC. Jika strainer ini sampai mengalami kerusakan, maka kotoran yang lolos dari strainer akan menyebabkan penyumbatan pada pipa kapiler, hal ini pun dapat menyebabkan sirkulasi refrigerant menjadi terganggu. 6. Akumulator Akumulator AC Fungsi akumulator AC adalah sebagai penampung sementara refrigerant cair bertemperatur rendah dan campuran minyak pelumas evaporator. Selain itu, accumulator juga berfungsi mengatur sirkulasi aliran bahan refrigerant agar bisa keluar-masuk melalui saluran yang terdapat pada bagian atas accumulator menuju ke saluran isap kompresor. Untuk mencegah agar refrigeran cair tidak mengalir ke kompresor, accumulator mengondisikan wujud refrigeran tetap dalam wujud gas. Hal ini di sebabkan karena ketika wujud refrigeran berbentuk gas akan lebih mudah masuk ke dalam kompresor dan tidak merusak bagian dalam kompresor. 7. Fan atau Blower Kipas indoor kiri kipas outdoor kanan Sistem AC split memiliki dua buah kipas yang terletak pada unit indoor dan unit outdoor AC. Kipas blower terletak pada komponen indoor AC sedangkan kipas outdoor terletak pada komponen AC outdoor. Blower adalah komponen AC split yang terletak pada indoor. Berbentuk seperti tabung bersirip yang berfungsi untuk mensirkulasikan udara di dalam ruangan sehingga udara dapat bersikulasi melewati evaporator. Setelah melewati evaporator udara akan berubah menjadi dingin dan dialirkan kembali menuju ruangan. Blower ini akan bekerja sampai temperatur udara ruangan sesuai dengan pengaturan pada remote control AC. Sedangkan untuk fan yang terletak pada outdoor AC juga berbentuk seperti kipas, dan berfungsi untuk mendinginkan refrigerant pada kondensor. Kedua komponen tersebut di gerakan oleh motor listrik yang berbeda. 8. Thermistor Thermistor AC Fungsi thermistor adalah alat pengatur temperatur. Dengan adanya thermistor, kinerja kompresor dapat di atur secara otomatis melalui perubahan temperatur yang di baca oleh thermistor. Thermistor terletak pada bagian evaporator. Thermistor pada unit AC ada dua jenis yaitu thermistor temperatur ruangan menempel pada evaporator dan thermistor pipa evaporator menempel pada pipa evaporator. Namun ini berbeda-beda sesuai merek AC yang kamu miliki. Baca juga 8 Penyebab AC Tidak Dingin Hanya Keluar Angin 9. Modul AC PCB kontrol atau modul AC adalah alat yang berfungsi sebagai pengatur dan pengontrol sistem kelistrikan untuk keseluruhan unit AC. PCB kontrol terdiri dari berbagai macam komponen elektronika, seperti IC, sensor, trafo, fuse, kapasitor, saklar, relay dan sebagainya. Fungsi dari berbagai macam komponen tersebut berbeda-berbeda, mulai dari pengontrolan kecepatan blower pada indoor, mengatur temperatur, pengaturan swing, mengatur lamanya pengoperasian sampai dengan menyalakan dan menonaktifkan AC. 10. Kapasitor Kapasitor pada outdoor AC Fungsi kapasitor adalah komponen elektronik yang berfungsi untuk penyimpan muatan listrik sementara. AC split umumnya memiliki dua buah kapasitor yaitu start kapasitor kompresor dan start kapasitor untuk motor fan pada outdoor. Fungsi start kapasitor kompresor ini adalah sebagai starting penggerak pertama kompresor. Dengan bantuan start kapasitor, hanya membutuhkan waktu sangat singkat untuk membuat motor kompresor mencapai putaran penuh. Lama atau singkatnya waktu yang di butuhkan tergantung dari jumlah muatan listrik yang tersimpan pada kapasitor. Sedangkan start kapasitor untuk motor fan berfungsi sebagai alat starting motor fan pada komponen outdoor AC. 11. Overload Fungsi overload adalah komponen yang berfungsi sebagai pengaman motor listrik kompresor apabila tidak bekerja dengan normal. Kerja overload di kendalikan oleh sensor panas yang terbuat dari campuran bahan logam dan bukan logam bimetal. Batang bimetal inilah yang membuka dan menutup arus listrik secara otomatis ke kompresor. Ketika overload di lewati arus listrik tinggi secara terus menerus atau kondisi kompresor yang terlalu panas, overload akan membuka sehingga arus listrik menuju kompresor akan terputus. Begitu juga sebaliknya. Ketika suhu kompresor turun, bimetal akan menutup, dan arus listrik akan kembali mengalir menuju ke kompresor sehingga kompresor akan kembali bekerja. 12. Motor Listrik Motor Outdoor kiri Motor Indoor kanan Fungsi motor listrik adalah sebagai penggerak kipas outdoor dan blower indoor. Untuk membantu memaksimalkan putaran, baik pada motor listrik indoor maupun outdoor. Selain 12 komponen AC yang terdiri komponen AC indoor dan komponen AC outdoor yang dijelaskan diatas. Berikut ini juga di jelaskan fungsi dari refrigerant dan fungsi oli pada AC Bahan Pendingin atau Refrigerant Refrigerant Bahan pendingin atau refrigeran adalah suatu jenis zat yang mudah di ubah wujudnya dari gas menjadi cair, ataupun sebaliknya. Dalam sistem AC, refrigerant bekerja untuk menyerap panas dari ruangan sehingga udara yang berada pada ruangan tersebut menjadi dingin. Refrigerant bersirkulasi secara terus-menerus melewati komponen utama AC kompresor, kondensor, pipa kapiler dan evaporator. Selama tidak ada kebocoran pada sistem, jumlah refrigerant yang bersirkulasi tidak akan berkurang. Untuk AC Split, jenis refrigerant yang paling sering di gunakan adalah refrigerant 22 atau biasa di sebut dengan R-22. Namun seiring dengan berjalannya waktu, AC dengan model terbaru, sekarang sudah menggunakan refrigerant R-410A dan R-32 namun jumlahnya masih sedikit, ini di karenakan R-410A dan R-32 dimaksudkan untuk menggantikan R-22 dikarenakan refrigerant dengan jenis terbaru lebih ramah lingkungan dan efisien dibandingkan R-22. Selain itu refrigerant dengan jenis R-22, R-410 dan R-32 tidak kompatibel satu sama lain, jadi refrigerant tidak boleh di campur ataupun diganti jenisnya. Jika ingin menggunakan refrigerant dengan jenis terbaru seperti R-410A dan R-32, maka satu-satunya cara adalah dengan mengganti atau membeli AC dengan model baru atau yang mendukung dengan jenis refrigerant R-410A dan R-32. Minyak Pelumas Kompressor Fungsi dari minyak pelumas kompresor pada sistem AC split adalah untuk melumasi bagian-bagian kompresor yang bergesekan sehingga dapat menghindari terjadinya keausan. Selain itu fungsi minyak pelumas juga berfungsi untuk mendinginkan atau mengurangi panas pada bagian-bagian yang di lumasi. Sekian pembahasan mengenai fungsi komponen komponen AC split yang egsean paparkan diatas. Ikuti akun social media untuk mendapatkan informasi seputar pemasangan, perawatan, dan perbaikan AC di fanspage facebook egsean AC atau Air Conditioner merupakan alat elektronik yang berfungsi untuk mengatur temperatur suhu ruangan menjadi lebih rendah dibandingkan sekitar atau sesuai dengan yang diinginkan. Dengan kata lain, AC berfungsi untuk mendinginkan beberapa jenis AC yang kini telah beredar di pasaran. Dan yang paling umum digunakan adalah AC Split. AC Split merupakan AC yang sering digunakan di rumah-rumah, kantor, maupun tempat lainnya yang butuh suhu dingin agar lebih Split ini terbagi menjadi dua buah bagian. Bagian pertama yaitu sistem pendingin bagian dalam indoor unit dan bagian kedua yaitu sistem pendingin bagian luar outdoor unit. Kedua bagian ini sama-sama terhubung. Indoor unit berfungsi untuk mengeluarkan suhu dingin yang dihasilkan dari mesin di dalam outdoor berfungsi untuk mengeluarkan suhu dingin yang mendinginkan ruangan, maka indoor unit tentu diletakan di dalam ruangan. Sedangkan outdoor unit biasanya diletakan di luar ruangan. Hal tersebut juga agar suara bising yang dihasilkan oleh mesin di outdoor unit dapat adalah gambaran dari komponen-komponen AC Front PanelFont Panel merupakan komponen panel yang letaknya di bagian depan AC. Fungsi dari front panel adalah untuk mengatur suhu ruangan dan mengatur aliran udara yang masuk ke dalam ruangan. Front panel juga berfungsi sebagai cover penutup bagian depan AC. 2. Air InfletAir inflet merupakan saluran udara yang berfungsi untuk menyalurkan udara dari luar masuk ke dalam sistem AC dan juga menyalurkan udara ke dalam inflet indoor unit yang berfungsi untuk menyalurkan udara ke dalam ruangan. Jadi, saluran ini menjadi jalan keluar udara ke dalam ruangan setelah melalui sistem pendingin AC. Sedangkan air inflet outdoor unit berfungsi sebagai saluran yang menghisap udara masuk ke dalam sistem pendingin AC khususnya ke dalam outdoor Air FilterAir filter merupakan komponen pada AC yang berfungsi untuk menyaring udara yang dikeluarkan melalui air inflet untuk di teruskan ke dalam ruangan. Air filter ini merupakan komponen yang sangat penting karena komponen ini menyaring udara dari debu dan kotoran sehingga udara yang dikeluarkan ke dalam ruangan bersih dan Air OutletAir outlet merupakan salah satu komponen AC yang penting juga. Air outlet ini terletak di bagian bawah AC, berfungsi sebagai saluran ventilasi udara untuk Horizontal Air Flow GrilleHorizontal air flow grille merupakan lubang saluran udara pada sistem pendingin ruangan yang terintegrasi dengan sistem AC central. Jadi, fungsi dari horizontal air flow grille ini adalah sebagai saluran untuk mempermudah kembalinya udara dari ruangan ke sistem pendingin secara Horizontal Air Flow Grille juga sebagai tempat sirkulasi udara berlangsung antara suhu dari sistem pendingin dan juga suhu ruangan yang dikeluarkan secara Vertical Air Flow Louver InsideSama halnya dengan horizontal air flow grille, vertical air flow louver juga merupakan lubang saluran udara pada sistem pendingin ruangan yang terintegrasi dengan sistem AC vertical air flow louver adalah sebagai saluran kembalinya udara dari ruangan ke sistem pendingin sekaligus mengeluarkan udara dan suhu dari sistem pendingin secara Display PanelDisplay panel merupakan panel yang menampilkan informasi terkait sistem pendingin seperti besarnya temperatur, putaran kipas, dan lainnya. Display panel ini biasanya terletak di depan front Remote ControllRemote controll berfungsi untuk menghidupkan atau mematikan AC yang terpasang dan juga mengatur temperatur suhu sesuai yang itu juga Anda bisa mengatur mode sistem pendingin. Biasanya ada 4 mode yang Mode, mode ini berfungsi untuk mengatur AC mengeluarkan suhu dingin yang lebih sehingga ruangan akan terasa dingin dan Mode, mode ini berfungsi untuk mengatur AC mengeluarkan suhu dingin yang tidak terlalu besar agar kelembaban udara di dalam ruangan Mode, mode ini berfungsi agar kipas yang terdapat di dalam indoor unit berputar tanpa menyalakan mesin yang ada di dalam outdoor Mode, mode ini akan otomatis mengatur AC menyesuaikan suhu Connecting PipeConnecting pipe merupakan komponen dari sistem pendingin bagian luar yang berfungsi sebagai penyambung antara dua buah pipa yang merupakan saluran Connecting CabbleConnecting cabble merupakan komponen sistem pendingin yang berfungsi untuk menyambung kabel dari sistem pendingin bagian dalam AC ke sistem pendingin bagian luar Stop ValveStop valve merupakan komponen yang dapat membuka dan menutup seperti kran air. Untuk membuka stop valve biasanya menggunakan kunci L. Stop valve berfungsi untuk mengunci freon di dalam sistem pendingin bagian luar outdoor unit.Demikian beberapa komponen-komponen yang terdapat pada AC Split. Komponen-komponen pada AC split tergantung juga dari jenis dan merk yang digunakan. Biasanya semakin canggih AC maka semakin banyak juga komponen-komponen di dalamnya. Bagian Komponen Indoor AC Split dan Fungsinya AC Split sebagai pendingin ruangan saat ini telah banyak digunakan oleh masyarakat. Penggunaan AC split sebagai pendingin udara ruangan banyak diaplikasikan untuk gedung perkantoran, komersil, industri, dan juga rumah hunian. Karena kapasitasnya yang rendah, maka AC split lebih banyak digunakan untuk kebutuhan pendingin ruangan rumah atau kantor. Disebut dengan AC Split karena unit indoor dan unit outdoor merupakan bagian yang terpisah split. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai komponen-komponen indoor AC split dan juga fungsi dari komponen tersebut. Komponen Indoor AC Split Indoor AC Split adalah bagian unit yang berada di dalam ruangan. Sedangkan outdoor adalah bagian AC yang terletak di luar ruangan. Unit indoor AC split terdiri dari komponen-komponen. Setiap komponen indoor AC split memiliki fungsinya masing-masing yang menunjang kerja AC Split secara keseluruhan. Telah kami berikan gambar unit indoor AC agar lebih jelas. Berikut ini adalah jenis komponen-komponen indoor AC Split yang perlu anda ketahui. 1. Cassing IndoorCassing indoor atau grille merupakan penutup unit indoor AC Split. Cassing juga berfungsi sebagai dudukan untuk menempatkan komponen indoor AC lainnya. Casing bagian depan dapat di bongkar pada saat akan mencuci AC. 2. Filter Udara Filter udara berfungsi untuk menyaring udara dari debu dan kotoran yang ada di dalam ruangan. Komponen ini berupa jaring dari bahan plastik. Filter perlu dibesihkan secara rutin agar udara selalu bersih. 3. Evaporator Evaporator berbentuk pipa tembaga yang ditutupi oleh sirip-sirip aluminium fin. Evaporator berfungsi sebagai penukar kalor yang akan menyerap panas dari udara dan menurunkan suhu udara sehingga udara yang dikeluarkan menjadi dingin. 4. Pipa Hisap Pipa hisap adalah pipa yang ukurannya lebih besar. Merupakan saluran bahan pendingin yang menuju ke kompresor. Pipa hisap terbuat dari bahan tembaga. Ujung pipa hisap pada indoor akan dihubungkan ke saluran hisap pada 3 way valve di outdoor. 5. Pipa Tekan Pipa tekan memiliki ukuran diameter yang lebih kecil. Pipa tekan merupakan saluran bahan pendingin yang berasal dari kompresor. Ujung pipa tekan pada indoor akan dihubungkan ke saluran tekan pada 2 way valve di outdoor. 6. Thermistor suhu ruang Thermistor ini merupakan komponen sensor untuk membaca mengukur suhu ruangan. 7. Thermistor suhu pipa Thermistor ini merupakan sensor yang akan membaca/mengukur suhu pipa evaporator. 8. Air Swing Air swing pada indoor AC split berfungsi untuk mengarahkan hembusan udara dingin yang keluarkan indoor AC. Air swing dapat diarahkan sesuai kebutuhan agar hembusan mengarah pada satu arah. Atau dapat juga begerak ke seluruh arah. 9. Dinamo Motor Swing Komponen ini berfungsi untuk menggerakkan dan mengatur arah swing. 10. Penutup PCB Penutup PCB berfungsi untuk melindungi PCB. 11. Terminal Kabel Terminal kabel indoor adalah tempat untuk mengkoneksikan sumber listrik ke unit AC. Terminal indoor juga menghubungkan kabel indor ke outdoor kabel balikan. 12. Grounding Grounding merupakan kabel pembumian atau pentanahan. Biasanya menempel di body mesin listrik untuk menghindari tersengat arus bocor. 13. Saklar Indoor Saklar indoor berfungsi untuk menghidupkan AC secara manual. Kita dapat menghidupkan AC split tanpa remote dengan menggunakan saklar ini. 14. Lampu indikator Lampu indikator pada indoor AC berfungsi sebagai indikator/tanda unit ON, OFF atau ERROR. 15. Receiver Receiver merupakan komponen yang berfungsi menerima sinyal infra red dari remot kontrol AC. Sering disebut juga dengan mata kucing’. 16. Blower Blower adalah bagian indoor AC yang berfungsi menghisap udara sekaligus meniupkan udara di dalam ruangan. Udara hangat akan dihisap dan akan melewati pipa-pipa evaporator yang dingin. Suhu udara akan turun dan menjadi dingin, kemudian dihembuskan kembali ke dalam ruangan. 17. Motor Blower Motor blower merupakan motor yang berfungsi memutar blower. Kecepatan motor blower dapat diatur sesuai kebutuhan dengan menggunakan remote AC. 18. PCB / Modul AC Printed Circuit Board PCB atau modul, merupakan pusat pengendali AC. Terdiri dari komponen-komponen elektronika yang mengatur kerja AC Split secara keseluruhan. 19. Saluran Drainase Merupakan saluran pembuangan air kondensasi. Air buangan akan dialirkan ke luar macam-macam bagian komponen unit indoor AC Split beserta penjelasan fungsinya. Pada artikel kali lainnya akan kami bahas untuk komponen outdoor-nya. Jangan lupa follow akun media sosial kami untuk mendapatkan update informasi terbaru. AC atau Air Conditioner sudah tentu tak asing lagi bagi kita. Setiap mobil sudah dilengkapi dengan sistem AC. Sistem AC berfungsi untuk mengatur suhu, mengatur kelembaban, untuk mensirkulasikan udara dan untuk memurnikan udara. Pada sistem AC terdapat beberapa komponen di dalamnya antara lain kompresor, kondensor, receiver driyer, expansion valve, evaporator, kipas kondensor, blower, panel-panel dan refrigerant. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini Kompresor. Pada sistem AC, kompresor berfungsi sebagai pompa yang berguna untuk mensirkulasikan refrigerant freon pada sistem. Refrigerant akan dihisap oleh kompresor kemudian refrigerant akan ditekan oleh kompresor untuk bersirkulasi ke seluruh sistem. Refrigerant yang keluar dari kompresor akan memiliki tekanan yang tinggi, berbentuk gas dan bertempretur tinggi. Kompresor sendiri pada sistem AC terdapat beberapa tipe yaitu tipe reciprocating dan tipe rotary. Pada kompresor tipe reciprocating dibagi lagi menjadi 2 yaitu tipe swash dan tipe crank. Sedangkan untuk kompresor tipe rotary adalah menggunakan jenis trough vane. Pada kompresor AC terdapat kopling magnet yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan putaran mesin ke kompressor. Ketika AC on maka kopling magnet akan menghubungkan putaran mesin ke kompressor dan ketika AC off maka putaran dari mesin akan terputus sehingga tidak terhubung ke kompressor. Pada sistem AC, kondensor berfungsi untuk mendinginkan gas refrigerant atau freon yang memiliki tekanan tinggi dan temperatur tinggi setelah melewati kompresor. Pada condensor, refrigerant akan mengalami proses kondensasi yang menyebabkan terjadinya perubahan bentuk refrigerant, dari bentuk gas menjadi bentuk cair. Semakin besar panas yang dikeluarkan oleh kondensor maka semakin baik pula efek pendinginan pada evaporator. Setelah refrigerant atau freon melewati kondensor maka akan menuju ke receiver dryer. Fungsi receiver dryer pada sistem AC adalah untuk menyaring kotoran dan menyerap air yang terbawa oleh refrigerant. Pada receiver dryer terdapat 2 komponen yaitu filter dan desiccant. Filter pada receiver dryer berfungsi untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh refrigerant sedangkan untuk desiccant pada receiver dryer berfungsi untuk menyerap air yang terbawa oleh refrigerant. Kenapa air tidak boleh ada di sistem AC ? Jawabannya adalah jika pada sistem AC terdapat air maka air tersebut dapat membeku di expansion valve sehingga akan mengganggu kinerja dari sistem AC karena es tersebut akan menghalangi atau menutupi saluran-saluran pada expansion valve. Pada receiver dryer juga dilengkapi dengan sight glass kaca pengintai yang berfungsi untuk melihat memeriksa jumlah refrigerant yang ada pada sistem AC selama sistem AC bekerja. Katup expansi atau expansion valve Setelah refrigerant melewati receiver dryer maka selanjutnya refrigerant akan dikirim ke expansion valve atau katup ekspansi. Katup ekspansi pada sistem AC berfungsi untuk mengkabutkan refrigerant. Cairan refrigerant dari receiver dryer akan menuju ke katup ekspansi dan pada katup ekspansi didalamnya terdapat lubang-lubang kecil lubang orrifice, sehingga ketika refrigerant melewati lubang orrifice ini, refrigerant akan berubah bentuk dari cair menjadi kabut partikel-partikel kecil. Setelah refrigerant melewati katup ekspansi maka selnjutnya akan menuju ke evaporator. Evaporator pada sistem AC memiliki fungsi kebalikan dari komponen kondensor. Fungsi dari evaporator yaitu untuk menyerap panas, refrigerant yang melewati evaporator ini akan menyerap panas dari udara yang dihembuskan oleh komponen blower. Sehingga udara yang dihembuskan oleh blower setelah melewati evaporator akan bersuhu dingin. Karena refrigerant tadi menyerap panas dari udara maka bentuk refrigerant setelah keluar dari evaporator akan berubah dari yang berbentuk patikel-partikel kecil menjadi gas. Kipas kondensor Kipas kondensor berfungsi untuk menghembuskan udara melewati kondensor sehingga terjadi proses penyerapan panas di kondensor. Blower Blower berfungsi untuk menghembuskan udara melewati evaporator dan kemudian udara yang telah melewati evaporator akan dikirim ke dalam ruangan mobil. Refrigerant atau freon merupakan zat yang sangat meudah menguap dan fungsi dari refrigerant adalah sebagai penghantar panas di dalam sirkulasi sistem AC. Kontrol panel Kontrol panel pada sistem AC berfungsi untuk mengontrol suhu dan mengontrol aliran udara yang akan masuk ke dalam ruang mobil dengan cara menekan tombol dan menggeser tuas yang mengatur aliran udara. Rabu, November 14th 2018. Komponen AC dan Fungsinya Pada Air Conditioner terdapat berbagai macam komponen, dimana setiap komponen memiliki fungsi yang sama sama penting, sehingga apabila terjadi kerusakan pada salah satu kompenen tersebut tentu saja akan mengganggu sytem kerja Air Coditioner AC. Kami mencoba membagi komponen Ac menjadi empat bagian yaitu , Komponen Utama, Komponen Pendukung, Komponen Kelistrikan dan bahan pendingin. pertama kita akan mulai membahas dari komponen utama. Komponen Utama AC Split 1. Kompresor Alat ini berfungsi sebagai pusat sirkulasi refrigerant/freon keseluruh bagian AC. Jadi saat kompresor bekerja alat ini akan mensirkulasi freon dengan cara memopa freon hingga mengalir keseluruh bagian AC. Kompresor juga berfungsi untuk membentuk dua daerah tekanan yang berbeda yaitu daerah bertekanan tinggi dan rendah. 2. Kondensor Kondensor berfungsi sebagai penukar kalo, menurunkan temperatur refrigerant, dan merubah wujud refrigerant dari gas menjadi cair. Pelepasan kalor pada Ac biasanya menggunakan bantuan udara/angin sebagai media pendinginnya. Kalor atau panas dilepaskan ke udara bebas dengan bantuan fan pelepasan kalor berlangsung cepat, desain pipa kondensor dibuat berliku dan diberi sirip. Maka menjaga kebersihan kondensor sangat penting agar perpindahan kalor refrigeratn tidak terganggu. Jika kondisi sirip sirip terlalu kotor, akan mengakibatkan AC tidak dapat bekerja dengan baik. Jangan menempatkan kondensor pada tempat tertutup dan sempit, karena panas dari kondensor tidak dapat di buang ke udara, dan membuat mesin kompresor cepat panas. Letak kondensor adalah pada bagian outdoor unit AC, jadi sebaiknya Outdoor AC diletakkan pada ruangan terbuka. 3. Pipa Kapiler Fungsinya adalah menurunkan tekanan dan mengatur aliran refrigerant freon menuju evaporator. Pipa kapiler menghubungkan dua bagian tekanan yang berbeda yaitu tekanan tinggi dan rendah. Sebelum melewati kapiler, tekanan tinggi pada refrigerant akan dinturunkan, penurunan tekanan ini memyebabkan terjadinya penurunan suhu. Pada bagian ini freon mencapai suhu terendah terdingin 4. Evaporator Fungsinya hampir sama dengan kondensor yaitu sebagai penukar panas. Dengan bantuan fan indoor evaporator akan meyerap panas udara panas dari sebuah ruangan, dan merubah suhu udara tersebut menjadi rendah/dingin, lalu disirkulasikan lagi keruang tersebut. Komponen Pendukung 1. Strainer filter Berfungsi sebagai penyaring kotoran yang terbawa oleh refrigerant saat bersirkulasi. Kerusakan pada filter dapat menyebabkan pipa kapiler tersumbat kotoran imbasnya refrigerant tidak tersirkulasi dengan baik atau mampet. 2. Accumulator Sebuah benda mirip tabung yang menempel pada kompresor tersebut adalah Accumulator, menempel pada kompresor karena memang berfungsi sebagai penampung sementara refrigerant pada saat masih berbentuk cair dan bercampur minyak pelumas evaporator. Pada accumulator refrigeran yang berbentuk cair akan ditampung sementara hingga berubah menjadi gas lalu dialirkan ke kompresor Selain itu accumulator juga bekerja mengatur sirkulasi bahan refrigerant agar bisa keluar masuk melalui saluran yang terdapat pada bagian atas accumulator menuju saluran hisap kompresor. 3. Oli Kompresor Berfungsi mengdirai keausan pada bagian bagian kompresor yang bergesekan, selaintu juga, oli atau minyak pelumas juga bisa mengurangi panas pada bagi yang dilumasi. 4. Blower indoor dan Fan Outdor Fungsi dari keduanya sama yaitu untuk mensirkulasi udara. Blower indoor berbentuk seperti tabung berfungsin menghisap uadra dalam ruangan, udara yang terhisap akan masuk melewati sirip sirip evapurator, suhu udara yang melewati evaporator akan berubah menjadi lebih rendah dan ruanganpun akan menjadi dingin. Sedangkan fan pada outdoor berbentuk seperti kipas pada umumnya berfungsi mendinginkan refrigerant pada kondensor. tetapi kedua motor fan tersebut digerakkan oleh motor listrik yang berbeda. Komponen Kelistrikan 1. Thermistor Thermistor adalah alat pengatur temperatur, letaknya terdapat pada bagian evaporator. Denagn adanya thermistor, kerja kompresor dapat diatur secara otomatis, melalui perubahan suhu /temperatur yang dibaca oleh thermistor. Terdapat duajenis thermistor yaitu termistor temperatur ruangan menempel pada evaporator dan thermistor pipa evaporator menempel pada piupa evaporator. Untuk lebih detailnya silakan baca fungsi dan cara kerja thermistor. 2. PCB Kontrol Bekerja sebagai pengatur dan pengontrol keseluruhan kerja unit AC. PCB ini terdiri dadi beberapa unit komponen seperti IC, sensor, trafo, fuse, capasitor, relay dll. Fungsi dari tiap tiap komponen tersebutpun berbeda beda, mulai dari pengatur kecepatan fen indoor, mengatur temperatur suhu, pengaturan swing menyalakan serta mematikan AC dll. 3. Capasitor Komponen elektronik ini berfungsi sebagin penyimpan muatan listrik sementara. Pada unit AC split biasanya terdapat dua macam capasitor yaitu capsitor untuk kompresor dan satulagi untuk fan/blower. Untuk letak capasitor fan indoor terdapat pada unit indoor sedangkan untuk fan outdoor terletak jadi satu dengan capasitor kompresor atau pada outdoor. 4. Overload Fungsinya adalah sebagai pengaman motor listrik kompresor, apabila kompresor tidak bekerja dengan normal. 5. Motor Listrik Alat ini berfungsi sebagai penggerak daun kipas outdoor maupun indoor. Refrigerant Freon atau Gas Pendingin Refrigerant pada AC split merupakan suatu jenis zat yang sangat mudah diubah wujudnya dari gas menjadi wujud cair ataupun sebaliknya. Refrigeran bersirkulasi secara terus menerus melewati komponen utama AC kompresor, kondensor, pipa kapiler, dan evaporator . Pada saat ini terdapat tiga jenis refrigerant untu AC split R22, R410, R32. Untuk perbedaan freon tersebut telah kami bahas sebelumnya, silahkan baca perbedaan freon R22, R410, R32.

komponen ac split dan fungsinya