kota di australia dengan biaya hidup rendah
Biayahidup ini meliputi biaya makan (tunjangan hidup), biaya sewa tempat (perumahan) dan biaya penunjang lainnya seperti biaya transportasi dan biaya telekomunikasi. Biaya Hidup Di Australia seorang diri bisa menghabiskan sekitar 50 hingga 60 persen dari biaya kuliah, karena keberlangsungan studi kita di negara lain sangat ditentukan oleh komponen biaya hidup, oleh karena itu di beberapa beasiswa diberikan oleh orang Indonesia.
Berdasarkandata Survei Biaya Hidup (SBH) dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2012 mencatat, Jakarta menjadi salah satu kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia. Biaya hidup satu orang yang berkeluarga di Jakarta yaitu sekitar Rp 2,5 juta - Rp 5 juta. Sementara itu, dikutip dari lembaga konsultan pendidikan SUN Education (2/7) ada beberapa kota yang terbukti memiliki biaya hidup termurah di Indonesia. Berikut kota dengan biaya hidup termurah di Indonesia: 1. Yogyakarta
Berikutini merek pemanis yang memiliki kalori rendah sehingga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes. 1. Tropicana Slim Sweetener Classic. BACA JUGA: Tips dan Strategi Agar Biaya Pengobatan Diabetes Tidak Membengkak Tropicana Slim Sweetener Classic merupakan gula rendah kalori yang dibuat dari bahan sukralosa dan asesulfam.
Biayasewa tempat tinggal di Australia. Untuk kamu yang mau bermukim di Australia, wajib tahu besaran biaya sewa tempat tinggal di negeri ini. Biaya sewa tempat tinggal di Australia sangat tinggi. Lebih tinggi dibandingkan biaya sewa tempat tinggal di sini. Biaya sewa apartemen satu kamar di pusat kota bisa mencapai A$1.646 atau Rp18 jutaan sebulannya.
Dilaporkansejumlah keluarga di Australia merasa telah kerja lebih keras dari biasanya namun tetap tidak bisa mencukupi biaya hidup. Seperti yang dikatakan keluarga Giles yang tinggal di kota Sydney.
T Shirt Frau Mit Grill Sucht Mann Mit Kohle. Meningkatnya biaya hidup di Australia tidak diikuti dengan kenaikan upah yang signifikan. MELBOURNE - Australia merupakan salah satu negara di dunia dengan biaya hidup yang tinggi. Sebanyak delapan kota-kota besar di Australia masuk dalam peringkat kota termahal dunia. Dari survei yang dilakukan lembaga Mercer di 2017, ditemukan peringkat kota-kota di Australia telah melompat signifikan dibandingkan 2016. Peringkat kota Sydney misalnya, naik 17 peringkat ke peringkat 25. Hasil yang sama juga didapatkan dari survei oleh lembaga lainnya, yakni yang menemukan biaya hidup di ibu kota negara bagian di Australia menjadi lebih mahal dalam beberapa tahun terakhir. Profesor Kristy Muir dari Business School di University of New South Wales mengatakan meski Australia dalam beberapa dekade menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan tingkat inflasi yang rendah, tapi hal ini tidak terlihat pada pengeluaran rumah tangga setiap harinya. "Mereka kesulitan membayar cicilan rumah, mereka kesulitan dengan biaya hidup, pada dasarnya mereka sulit membayar utang, dan menutupi kebutuhan hidup," ujar Profesor Muir kepada ABC. Pekan lalu, Gubernur Bank Sentral Australia atau Reserve Bank, Phillip Lowe menyampaikan kekhawatirannya soal pertumbuhan upah di Australia yang rendah. Dilaporkan sejumlah keluarga di Australia merasa telah kerja lebih keras dari biasanya namun tetap tidak bisa mencukupi biaya hidup. Seperti yang dikatakan keluarga Giles yang tinggal di Sydney. Phil Giles bekerja di toko daging dan mulai masuk kerja pukul tiga pagi. Istrinya, Amity bekerja empat hari seminggu sebagai asisten guru di sebuah sekolah menengah atas. Penghasilan gabungan keduanya hampir mencapai 150 ribu dolar Australia atau lebih dari Rp 1,5 miliar. "Saya tidak yakin ada orang yang merasa upahnya bisa menutupi biaya hidup," ujar Phil. "Tagihan listrik, telepon, gas, air... semua naik. Dan bukan hanya naik sedikit, tapi persentase kenaikannya sangat besar," katanya. Seberapa mahalkah biaya hidup di Australia dalam rupiah? Berikut perbandingannya. sumber JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
Terletak di bumi bagian selatan, Australia adalah salah satu negara favorit para pelajar internasional untuk melanjutkan studi, tidak terkecuali Indonesia. Kualitas pendidikan dan bahasa yang digunakan menjadi alasan utama terkait dengan hal ini. Selain itu, banyak imigran yang datang ke Australia untuk mendapatkan pekerjaan dengan gaji lebih tinggi dan kehidupan yang lebih baik daripada di negara asalnya. Sebab, Persemakmuran Inggris ini merupakan salah satu negara maju di dunia. Namun, biaya hidup di Australia disebut-sebut cukup mahal, terutama di kota-kota besar seperti Sydney, Melbourne, Canberra, Perth, dan Brisbane. Sementara di kota lain seperti Adelaide, Darwin, dan Gold Coast, pastinya lebih rendah. Nah, sebenarnya seberapa mahal sih? Berikut ini adalah rincian dari biaya hidup di Australia per bulan tahun 2023 yang bisa dijadikan referensi bagi para calon mahasiswa dan TKI. Yuk, kita simak dulu. 1. Tempat Tinggal❤️2. Tagihan Utilitas❤️3. Makan dan Minum❤️4. Biaya Transportasi❤️5. Komunikasi❤️6. Biaya Pendidikan❤️7. Belanja Bulanan❤️8. Hiburan dan Rekreasi❤️9. Pendapatan Rata-Rata❤️10. Total dan Kesimpulan❤️ 1. Tempat Tinggal❤️ Tentu saja, hal paling utama yang harus kalian pikirkan ketika akan merantau ke Australia adalah tempat tinggal. Perlu diingat bahwa biaya akomodasi tergantung dari kota, lokasi hunian, tipe dan luasnya, serta fasilitas yang disediakan. Bagi para mahasiswa, tinggal di asrama bisa menjadi pilihan yang tepat karena akan memangkas tagihan utilitas dan biaya transportasi serta praktis. Harga sewa asrama tergantung setiap kampus, rata-rata adalah AUD hingga per tahun. Selain asrama, homestay bisa menjadi pilihan alternatif lain dimana kalian akan tinggal bersama keluarga angkat di Australia. Biaya yang dikeluarkan untuk tinggal di homestay rata-rata adalah AUD 235 hingga 325 per minggu. Namun, untuk para pekerja dan sebagian mahasiswa yang memiliki budget lebih, sewa apartemen adalah pilihan alternatif lain. Kalian bisa menyewa kamar saja atau satu unit apartemen. Biaya tempat tinggal paling mahal adalah di Kota Sydney, estimasi harga apartemen satu kamar di kota ini mencapai AUD untuk sewa selama sebulan di pusat kota. Sementara itu, di kota-kota lain berkisar dari AUD hingga per bulan! Satu hal yang bisa dilakukan untuk menghemat biaya akomodasi adalah dengan menyewa kamar saja atau tinggal bersama dengan orang lain alias sharing. Untuk yang memilih sharing, biasanya akan berbagi kamar mandi dan dapur dengan orang lain. 2. Tagihan Utilitas❤️ Dengan memiliki atau menyewa sebuah tempat tinggal, tentunya tagihan utilitas menjadi pengeluaran yang tidak bisa dihindari setiap bulan. Jumlah tagihan utilitas bervariasi, tergantung dari pemakaian setiap orang. Buat kalian yang biaya sewa akomodasi bulanannya sudah termasuk tagihan utilitas, hal ini tidak menjadi pengeluaran setiap bulan. Ini biasanya terjadi jika kalian memilih untuk sewa asrama dan beberapa apartemen. Jika tidak termasuk, biaya utilitas biasanya dibayarkan per tiga bulan. Nah, satu keuntungan apabila kalian sharing akomodasi dengan orang lain adalah bisa membagi rata tagihan utilitas! 3. Makan dan Minum❤️ Kebutuhan pokok lain yang tidak kalah penting untuk bertahan hidup adalah makan dan minum. Biaya makan setiap orang juga berbeda-beda, tergantung gaya hidup masing-masing. Tentunya, pilihan termurah adalah dengan masak sendiri. Untuk satu porsi makanan di restoran, harganya sekitar AUD 15 hingga 20. Namun, biaya makan di Darwin cenderung lebih mahal, yakni bisa mencapai AUD 25 per porsinya. Ingin makan yang lebih murah? Cobalah untuk datang ke restoran cepat saji, dimana kalian bisa membeli satu porsi dengan harga rata-rata AUD 12 hingga 13 saja! Jika kalian ingin fine dining, siapkan setidaknya AUD 80 hingga 100 untuk dua orang. 4. Biaya Transportasi❤️ Untuk menunjang mobilitas dalam keseharian sebagai seorang anak rantau, kalian pastinya perlu transportasi. Ada dua macam transportasi, yakni umum dan pribadi. Biaya transportasi juga bervariasi, tergantung dari jarak rumah ke kantor atau kampus. Bagi para mahasiswa dan pekerja yang baru saja merantau, menggunakan transportasi umum adalah pilihan yang paling tepat. Sistem transportasi di Australia juga sangat baik, setiap provinsi memiliki kartu tap dengan regulasi yang berbeda-beda. Misalnya, di Sydney sistem pembayarannya menggunakan Opal Card dengan maksimal pengeluaran adalah sebesar AUD sehari atau AUD 50 per minggu. Namun, tidak ada diskon pelajar buat transportasi di Sydney. Melbourne juga memiliki Myki Pass yang bisa digunakan di wilayah Victoria. Harga tiketnya adalah AUD 9 per hari, AUD 45 per minggu, dan AUD 160 per bulan. Di Melbourne, pelajar bisa mendapatkan diskon untuk biaya transportasi dan untuk di daerah CBD kendaraan umumnya bebas biaya lho! Sementara itu, di kota-kota lain yang lebih kecil, kalian hanya memerlukan AUD 80 hingga 100 per bulan. 5. Komunikasi❤️ Agar tetap bisa terhubung dengan keluarga dan teman-teman di tanah air, kalian perlu membeli paket data untuk ponsel. Harga setiap provider pun berbeda-beda, namun rata-rata mencapai AUD 25 hingga 55 per bulan. Namun, pengeluaran untuk ponsel bisa ditekan dengan cara memanfaatkan penggunaan wifi di tempat-tempat umum. Buat kalian yang mau pasang wifi di apartemen pun bisa, dengan biaya mencapai AUD 70 per bulan! 6. Biaya Pendidikan❤️ Bagi para mahasiswa, tentunya kalian perlu membayar biaya pendidikan secara rutin. Jumlahnya pun tergantung dari sekolah atau universitas, program studi, dan jumlah SKS yang diambil. Jika kalian ingin meringankan biaya pendidikan, beasiswa adalah salah satu caranya. Tidak kalah dengan berbagai negara lain seperti Singapura, Jepang, AS, dan UK, banyak beasiswa yang bisa diambil untuk kuliah di Australia, salah satunya LPDP. 7. Belanja Bulanan❤️ Sebagai seorang anak rantau, kalian juga perlu belanja berbagai kebutuhan pokok yang meliputi bahan-bahan masak, persediaan camilan, dan perlengkapan kebersihan. Budget dan sistem belanja setiap orang bisa berbeda-beda ya. Untuk belanja, setidaknya kalian akan memerlukan sebesar AUD 400 per bulan atau setara dengan AUD 100 per minggu. Jika kalian lebih nyaman untuk belanja mingguan juga tidak masalah, karena itu tergantun preferensi setiap orang. 8. Hiburan dan Rekreasi❤️ Untuk melepas penat dari kegiatan sehari-hari sebagai seorang anak rantau, sebagian besar dari kalian pasti memerlukan hiburan dan rekreasi. Biaya untuk hal ini juga sangat tergantung dari gaya hidup setiap orang, sehingga pasti akan bervariasi. Meskipun memiliki biaya hidup yang paling mahal, pilihan untuk hiburan di Sydney lebih banyak daripada di kota lain. Ada banyak obyek wisata terkenal, tempat hiburan malam, pantai, taman, dan lain-lain. Namun, setiap ibukota provinsi di Australia memiliki wilayah pantainya sendiri yang bisa dikunjungi untuk liburan. Hanya saja, yang terkenal kebanyakan ada di wilayah Gold Coast Queensland, Sydney, dan Melbourne. 9. Pendapatan Rata-Rata❤️ Nah, banyak yang bertanya-tanya, sebenarnya berapa sih pendapatan rata-rata TKI di Australia? Apakah perbandingan gaji di Australia vs Indonesia sangat jauh? Sebenarnya, ini tergantung pekerjaan yang dijalani, namun rata-rata gaji pekerja di Australia bisa mencapai AUD per minggu atau setara dengan AUD per bulan! Namun, tentunya ini akan dipotong pajak lagi ya. Gaji di Australia memang tinggi, tapi biaya hidup di Negeri Kangguru ini juga tidak murah lho. foto by 10. Total dan Kesimpulan❤️ Jadi, jumlah minimal uang yang diperlukan untuk biaya hidup di Australia per bulan adalah AUD atau dalam Rupiah jika 1 AUD sama dengan Rp. Namun, perlu diketahui bahwa angka tersebut tidak mutlak, karena tergantung dari gaya hidup setiap orang. Widi Astuti Dwi atau lebih dikenal dengan nama Widi lahir 24 Juli 1995 adalah seorang penulis berasal dari Pekalongan Jawa Tengah. Widi salah satu penulis yang aktif mengunggah karya tulisnya di dan
Australia adalah salah satu negara yang sering dijadikan tujuan belajar maupun bekerja. Bagaimana tidak, kualitas pendidikannya bagus dan tingkat pendapatannya juga tinggi. Ditambah lagi jarak Australia dan Indonesia tidak terlalu jauh. Cukup empat jam menggunakan pesawat, kamu sudah sampai di negara Kangguru tersebut. Selain faktor yang disebutkan di atas, menurut beberapa orang biaya hidup di Australia cukup rendah. Tapi, kamu harus mencari tahu terlebih dahulu besaran biaya hidup di sana sebelum memutuskan untuk hijrah. Seperti negara pada umumnya, biaya hidup yang perlu dipertimbangkan adalah biaya makan, biaya tempat tinggal, dan biaya penunjang lain seperti transportasi, komunikasi dan lainnya. Bagi kamu yang ingin kuliah di Australia, biaya kuliah dan biaya pendidikan lainnya juga harus diperhitungkan. Karena biaya hidup adalah faktor yang cukup penting, MoneyDuck akan membantu kamu menjabarkan apa saja biaya hidup di Australia yang harus dipersiapkan. Simak artikel ini sampai habis yah. Mau Tinggal di Australia sebagai Mahasiswa atau Pekerja? Walaupun Australia adalah salah satu destinasi favorit pelajar dan pekerja, ternyata masih banyak yang belum mengetahui gambaran biaya hidup di Australia. Rata-rata penduduk di Australia bisa menghabiskan biaya hidup sebesar AUD1500-2500 per bulan atau setara dengan per bulan. Selain biaya hidup, kamu juga perlu memerhatikan besar pendapatan yang akan diterima jika bekerja di Australia. Apakah sepadan dengan biaya yang kamu keluarkan. Begitupun jika kamu ingin kuliah perlu mempertimbangkan uang kuliah dan juga kualitas universitas. Baca Juga Working Holiday Visa Ini Syarat, Cara Ajukan, dan Biayanya Berapa Biaya Kuliah di Australia? Biaya kuliah di Australia sangat bervariasi tergantung dari universitas dan jurusan yang dipilih. Australia memiliki 40 universitas negeri. Dua di antaranya merupakan universitas internasional dan universitas swasta. Masing-masing universitas menawarkan beragam bidang studi yang bisa kamu ambil seperti teknik, bisnis, hingga sejarah dan kesenian. Biaya kuliahnya pun tergantung dengan program dan jurusan yang diambil. Untuk program sarjana, rata-rata biaya kuliah sebesar per tahun. Dengan asumsi AUD1 senilai maka biaya kuliah yang dikeluarkan untuk program sarjana di Australia per tahun. Sedangkan program pascasarjana seperti Magister atau Doktor, biaya yang dikeluarkan sekitar per tahun. Jika dirupiahkan setara Rp per tahun. Selain biaya kuliah per tahun, beberapa universitas di Australia juga membebankan biaya layanan dan fasilitas. Biaya ini bersifat non akademik. Namun untuk berjaga-jaga ada baiknya kamu juga menyiapkan biaya ini. Biasanya biaya fasilitas dan layanan sebesar Walaupun biaya-biaya diatas terdengar mahal, kamu tidak perlu khawatir. Karena Australia juga memberikan kesempatan bagi pelajar internasional untuk mendapat beasiswa. Beasiswa yang diberikan umumnya berasal dari pemerintah, lembaga pendidikan dan juga organisasi. Beasiswa yang diberikan mencakup pelatihan kejuruan, pertukaran pelajar, atau bantuan riset untuk mahasiswa pascasarjana. Berapa Gaji UMR di Australia? Selain pendidikan, Australia juga kerap dijadikan tujuan untuk bekerja. Selain karena negaranya yang dekat, Australia juga sudah memiliki ekonomi yang maju, sehingga pendapatan disana lebih tinggi dibanding di Indonesia. Menurut Fair Work Ombudsman, upah minimum di Australia mulai 1 Juli 2020 adalah sebesar AUD19,84 per jam. Setara dengan per jam. Jika dihitung per minggu dengan jumlah jam kerja sebesar 40, maka pendapatan minimum yang bisa kamu terima AUD753,80 atau setara Rp per minggu. Jika kamu memiliki skill lebih, tentu saja pendapatan kamu bisa lebih besar. Namun tetap saja, besar pendapatan selalu sebanding dengan besar biaya hidup di Australia. Semakin tinggi pendapatan maka akan semakin tinggi juga biaya hidup yang dikeluarkan. Berapa Gaji Part Time di Australia? Bagi para mahasiswa yang ingin mencari pendapatan tambahan, tenang saja. Para siswa di Australia diizinkan bekerja part time selama 20 jam per minggu. Rata-rata gaji yang diterima minimal AUD15-25. Jadi jika kamu bekerja paruh waktu dengan pendapatan AUD15 per jam maka pendapatan minimal yang kamu terima AUD300 per minggu. Jika dikalikan sebulan maka pendapatan yang diterima sebesar atau setara dengan per bulannya. Dalam musim liburan, siswa diizinkan bekerja lebih dari 20 jam per minggu. Bayangkan, bekerja selama 20 jam saja bisa mendapat penghasilan apalagi lebih dari 20 jam. Namun kamu tetap harus pintar mengatur waktu. Jangan sampai karena mengejar uang, kuliah kamu malah terganggu. Baca Juga Kuliah Murah di Luar Negeri, 5 Beasiswa dan Simulasi Biaya Keperluan untuk Biaya Hidup di Australia Siapa yang tidak mau tinggal di negara maju yang memiliki kemajuan pendidikan dan ekonomi yang pesat? Namun, biaya hidup di negara maju seperti Australia tidaklah sedikit. Seperti yang sudah disebutkan, rata-rata biaya hidup di Australia sebesar AUD1500-2500 per bulan atau setara dengan sampai per bulan. Untuk lebih jelasnya, berikut gambaran biaya hidup yang perlu dikeluarkan. 1. Harga Tempat Tinggal di Australia Salah satu biaya yang cukup tinggi saat kamu tinggal di Australia adalah biaya sewa rumah atau apartemen. Untuk menyewa satu apartemen studio di pusat kota bisa mencapai atau setara per bulan. Hindari kota-kota berpenghasilan tinggi seperti Canberra, Sydney dan Melbourne jika budget kamu terbatas. Bagi para mahasiswa atau pekerja yang memiliki budget terbatas, disarankan mencari tempat tinggal di daerah pinggiran kota. Biaya sewa satu apartemen studio bisa lebih murah dibanding di pusat kota. Jika kamu menyewa tiga kamar di daerah pinggiran kota biasanya dibanderol dengan harga atau setara Hampir lebih murah dibanding di Sydney. Kamu bisa menyewa apartemen tiga kamar bersama teman, sehingga biaya sewa yang dibayar bisa lebih murah. 2. Biaya Makan di Australia Pekerja dan mahasiswa yang memiliki budget terbatas, ada baiknya masak sendiri untuk menghemat uang. Bagaimana tidak, biaya makan di restoran yang murah saja bisa sekitar AUD20 atau setara Jauh berbeda dengan di Indonesia, sekali makan di restoran standar hanya sekitar Walaupun lebih hemat masak sendiri, kamu tetap harus hati-hati saat berbelanja bahan makanan. Karena harga beras dan daging di Australia jauh lebih mahal daripada di Indonesia. Untuk membeli beras kamu harus merogoh kocek sebesar AUD2,71 atau setara per liter. Sedangkan harga 1 kg daging di Australia dibanderol dengan harga AUD17,89 atau setara 3. Biaya Transportasi di Australia Sama halnya di Indonesia, kita bisa bepergian hemat dengan menggunakan transportasi umum. Di Australia tiket sekali jalan dengan transportasi umum bisa mencapai AUD4,4 atau Jika kamu hitung biaya perjalanan dalam sebulan, kamu bisa menghabiskan uang sekitar Tapi tarif taksi di Australia justru lebih hemat, yaitu sekitar AUD4,2 atau dan atau untuk 1 km berikutnya. Jika kamu ingin menggunakan kendaraan pribadi, kamu perlu tahu biaya bahan bakarnya. Di Australia harga 1 liter bensin adalah AUD1,47 atau 4. Hiburan atau Biaya Jajan di Australia Ada beberapa pilihan hiburan yang bisa kamu nikmati Di Australia. Makan malam biasa untuk dua orang AUD52. Tiket nonton bioskop per orang AUD39. Sedangkan tiket teater lebih mahal sebesar AUD261. Jika kamu ingin berlangganan gym kamu perlu menyiapkan uang AUD74. 5. Kebutuhan Internet dan Komunikasi Salah satu kebutuhan pokok selain makan adalah kebutuhan internet dan komunikasi. Biaya yang kamu keluarkan untuk internet di Australia bisa sekitar AUD20-55 per minggu. Selain itu biaya gas dan listrik di Australia juga cukup tinggi yaitu sekitar AUD35-140 per minggu. 6. Kebutuhan Bulanan Jika dibandingkan dengan Indonesia, biaya belanja bulanan di Australia lebih tinggi dibanding Indonesia. Beda harganya bisa mencapai dua kali lipat. Contohnya jika di Indonesia kamu bisa mendapat 1 liter beras dengan harga Di Australia kamu harus mengeluarkan AUD2,71 atau setara Belum lagi harga daging yang cukup tinggi. Harga daging di Australia bisa mencapai per kg. Tapi, tidak semua bahan lebih mahal di Australia. Contohnya, harga susu di Australia per liter hanya atau setara 7. Biaya Kesehatan Biaya kesehatan adalah biaya yang cukup penting. Apalagi ketika kita jauh dari keluarga. Jadi sebaiknya sebelum kamu pindah ke Australia, kamu harus memiliki asuransi kesehatan yang menanggung **seluruh biaya rumah sakit. Rata-rata biaya asuransi di Australia sekitar AUD500 per tahun. Baca Juga Biaya Hidup di Turki untuk Mahasiswa, Estimasi Budgetnya! Simulasi Anggaran Biaya Hidup di Australia Untuk memudahkan kamu memahami berapa anggaran biaya yang perlu disiapkan sebelum tinggal di Australia, MoneyDuck akan memberikan simulasinya. Mulai dari berapa biaya tempat tinggal sampai kebutuhan bulanan. 1. Tempat Tinggal Biaya tempat tinggal adalah biaya terbesar dalam anggaran. Sewa satu apartemen studio sekitar AUD1,646 atau per bulan. 2. Biaya Konsumsi Biaya untuk satu kali makan biasa di restoran AUD20 atau setara Jika sehari kamu membutuhkan tiga kali makan maka biaya makan per hari Dalam sebulan kamu bisa menghabiskan 3. Transportasi atau Kendaraan di Australia Anggap saja kamu menggunakan transportasi umum. Harga satu tiket adalah AUD4,4 atau Biaya transportasi pulang pergi satu hari Jika dikalikan sebulan maka biaya yang kamu keluarkan 4. Keperluan Hiburan Besar biaya hiburan tergantung pada bagaimana gaya hidup. Rata-rata penduduk di Australia menghabiskan uang AUD100 untuk hiburan per minggu atau setara 5. Internet serta Komunikasi Biaya internet dan komunikasi di Australia rata-rata AUD20-55. Jika kita ambil tengahnya yaitu AUD38 atau setara per minggu. Dalam sebulan kamu perlu mengeluarkan biaya 6. Kebutuhan Bulanan Biaya yang kamu keluarkan untuk kebutuhan bulanan rata-rata penduduk Australia adalah atau setara dengan Cara Hemat Tinggal di Australia Setelah mengetahui biaya hidup di Australia, mungkin membuat kamu sedikit cemas karena terlihat sangat mahal. Namun, sebenarnya biaya tersebut tergantung dengan gaya hidup kamu. Kamu bisa mengurangi biaya-biaya tersebut dengan cara sebagai berikut 1. Tinggal di Tempat yang Terjangkau Cara paling ampuh menghemat biaya hidup di Australia untuk bekerja atau kuliah adalah dengan mencari tempat tinggal paling hemat. Selain mencari tempat tinggal di daerah pinggiran kota, kamu juga bisa mencari homestay. Biaya homestay sebenarnya kurang lebih sama dengan apartemen studio. Bedanya kamu sudah mendapat makan pagi malam, serta termasuk listrik dan air. 2. Kurangi Beli Makan di Luar Daripada mengeluarkan banyak uang untuk makan di luar, lebih baik kamu memasak sendiri dirumah. Selain lebih hemat, masak sendiri juga lebih sehat. Kamu bisa memilih sendiri bahan-bahan makanan yang segar. 3. Pakai Transportasi Umum yang Ada Menggunakan transportasi umum sudah terbukti pilihan akomodasi yang paling hemat. Kamu tidak perlu membeli bahan bakar, mengeluarkan uang untuk perawatan, dan tidak perlu pusing memikirkan tempat parkir. 3. Batasi Nongkrong Keinginan untuk pergi dan jalan-jalan pasti ada. Apalagi setelah sebulan lelah bekerja atau kuliah, kita pasti ingin keluar mencari hiburan atau sekedar nongkrong bersama teman. Tapi kebiasaan nongkrong ini harus kamu batasi, agar budget bulanan tidak jebol. 4. Alokasikan Uang Bulanan dengan Bijak Hal terpenting dalam berhemat adalah dengan mengontrol pengeluaran dengan baik. Pisahkan dana untuk kebutuhan tetap dan juga kebutuhan variabel yang berubah-ubah. Buatlah anggaran untuk masing-masing pos pengeluaran seperti biaya sewa, biaya makan, biaya transportasi dan lainnya. 5. Cari Penghasilan Lain Jika biaya bulanan masih terasa berat, kamu bisa mencari penghasilan tambahan lain. Kamu bisa mencari pekerjaan paruh waktu di sela-sela pekerjaan atau kuliah. Australia Menjadi Pilihan Tepat untuk Tinggal Australia merupakan negara yang tepat bagi kamu yang ingin melanjutkan pendidikan atau mencari peluang karier yang lebih baik. Biaya hidup di sana juga tidak terlalu tinggi. Jika kamu tertarik untuk pindah ke Australia, kamu bisa berdiskusi dengan ExpertDuck tentang pengelolaan uang dan investasi yang tepat selama tinggal disana. Caranya cukup mudah, tinggal klik tombol Konsultasi Gratis.
Australia, sebagai negara berbahasa Inggris yang letaknya tidak jauh dari Indonesia, telah menjadi salah satu negara favorit bagi pelajar internasional yang akan melanjutkan pendidikan karena kualitas pendidikannya yang bertaraf internasional, Australia memiliki kultur yang beragam, pantai-pantai yang indah, dan cuaca yang bersahabat, terutama buat kita yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia. Biaya kuliah di Australia itu cenderung mahal, belum lagi biaya hidupnya yang meningkat dari tahun ke tahun. Untuk bisa mengajukan visa pelajar, kalian diwajibkan untuk memiliki tabungan sebesar AUD 21,041 yang cukup untuk biaya hidup selama setahun di Australia, atau bukti bahwa pasangan atau orang tua kalian sanggup membiayai kalian selama berkuliah di bagi kalian yang ingin melanjutkan kuliah di Australia dengan biaya yang terjangkau dengan memilih kota dengan biaya hidup yang murah. Kita bakal kasih daftar 5 kota di Australia yang menawarkan biaya hidup terjangkau bagi pelajar internasional. Apa saja? Kita hitung mundur ya?5. MelbourneMenduduki peringkat ke-105 sebagai kota di dunia dengan biaya hidup terjangkau, Melbourne menawarkan biaya kuliah bagi pelajar internasional rata-rata USD 24,500 per tahunnya. Meskipun biaya sewa apartemen dan biaya hidupnya tergolong tinggi ketimbang kota-kota lainnya di Australia, namun Melbourne menawarkan pengalaman tinggal yang menakjubkan yang sebanding dengan biaya hidup yang BrisbaneMenduduki peringkat ke-22 di dunia menurut QS Best Student Cities, kota ini menduduki peringkat keempat untuk biaya hidup terjangkau di Australia. Pelajar internasional rata-rata membayar biaya kuliah mereka sebesar USD 25,600 per tahun, dan biaya hidup di kota ini yang lebih rendah dibandingkan dengan kota-kota besar di Australia, di mana kalian memerlukan sekitar AUD 500 per minggu untuk pengeluaran mingguan kalian menurut data dari Queensland University of AdelaideBerlokasi di Australia Selatan, kota terjangkau ketiga di Australia jatuh pada Adelaide, meski biaya kuliah untuk pelajar internasional menjadi yang tertinggi di Australia, yaitu USD 24,500 per tahun. Namun, biaya hidupnya tergolong rendah ketimbang Sydney atau Melbourne, dimana kalian akan menghabiskan sekitar AUD 135-385 per minggu untuk biaya sewa apartemen menurut data dari University of CanberraMenjadi kota kedua dengan biaya hidup terjangkau di Australia untuk pelajar internasional, dan peringkat ke-94 di dunia, Canberra menjadi kota yang tepat buat kalian yang nggak ingin tinggal di kota dengan biaya hidup yang tinggi. Apalagi, biaya kuliah yang dibutuhkan pelajar internasional untuk program Sarjana rata-rata sekitar USD 22,400, lebih rendah dibandingkan kota-kota yang disebutkan di atas, dan diperkirakan biaya tersebut akan menurun setiap tahunnya. Apalagi jika kalian mengincar universitas bergengsi di Australia, kota ini memiliki universitas bergengsi dengan kualitas tinggi, yaitu Australian National University. Tertarik untuk melanjutkan studi di Canberra?1. Gold CostIni dia peringkat pertama kota dengan biaya hidup yang terjangkau bagi pelajar internasional. Di sini, kalian bisa menyewa tempat tinggal dekat lokasi wisata dengan biaya 40 persen lebih rendah ketimbang Sydney, dan biaya kuliah untuk program Sarjana bagi pelajar internasional sekitar USD 20,600 per tahunnya. Biaya kuliah di kota ini bisa lebih rendah jika kalian memilih kampus negeri, seperti Griffith University, dibandingkan dengan kampus swasta kota lainnya ..Sydney menjadi peringkat terakhir di Australia untuk biaya hidup terjangkau, karena biaya hidupnya yang tergolong tinggi dibandingkan dengan kota-kota lainnya yang disebutkan di atas. Namun, kota ini menduduki peringkat kedua di dunia untuk masalah keamanan, polusi, dan tingkat korupsi di kota, serta pengalaman belajar pelajar satu lagi. Perth. Biaya kuliah di kota ini tergolong sangat tinggi sejak beberapa tahun terakhir ketimbang kota-kota yang disebutkan di atas, yaitu sekitar USD 25,700 per tahunnya. Namun, kota ini menawarkan lingkungan belajar yang tenang dan kondusif bagi kalian yang nggak terlalu menyukai dia daftar 5 kota dengan biaya hidup terjangkau di Australia. Buat kalian yang tertarik untuk meneruskan kuliah di salah satu kota-kota yang disebutkan di atas, saatnya mencari daftar kampus-kampus terbaik di Australia yang bisa kalian pilih untuk melanjutkan kuliah!Artikel ini diterjemahkan dan diadaptasi dari halaman website
Kategori Education Penulis Super Admin Tanggal Jun 16, 2021 Sebagai pelajar, kamu harus tahu kota-kota terbaik di Australia untuk tempat menempuh pendidikan. Data dari Vista Education konsultan Pendidikan di Indonesia Australia masih jadi negara favorite untuk tujuan belajar. Selain kualitas pendidikan, negara Australia masih tergolong dekat dengan Indonesia, tetapi biaya hidupnya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan negara besar lain seperti USA dan UK, namun tetap saja tergantung lokasinya seperti Sydney. Kalau kamu pengen kuliah di Australia, kira-kira kamu akan pilih universitas di kota apa? Masih bingung kan? Yuk kita bahas 5 kota terbaik di Australia untuk kuliah di luar negeri Melbourne Melbourne menjadi kota terbaik ketiga untuk pelajar setelah London dan Tokyo. Melbourne punya kualitas pendidikan, fasilitas umum, dan lapangan pekerjaan yang oke. Bisa dibilang, Melbourne juga relatif terjangkau dari segi biaya hidup. Kisaran biaya sewa apartemen di Melbourne rata-rata di bawah $1,000 per bulan. Biaya sekali makan di Melbourne pun cukup masuk akal. Paket McD atau Burger King bisa kamu dapatkan dengan AUD 12 atau Rp saja. Kamu juga bisa menikmati keindahan budaya dan suasana malam yang eksotis. Untuk pilihan universitas, berikut yang bisa kamu pilih Monash University University of Melbourne RMIT University Deakin University Victoria University Le Cordon Bleu William Angliss Institute Torrens University Australia Sydney Sydney merupakan sektor riset terbesar di Australia. Bahkan, Sydney menjadi peringkat pertama di kawasan Asia Pasifik untuk kualitas lembaga penelitian. Selain itu Sydney merupakan kota yang kaya akan budaya. Biaya hidup di Sydney juga masih tergolong murah. Untuk tempat tinggal seperti Hostel and guesthouse, harga sewanya mulai dari $80 hingga $135 per pekan. Homestay, harganya mulai dari AUD 250 hingga AUD 350 per pekan. Shared rental, harga sewanya mulai dari AUD 200 hingga AUD 370. Tinggal di student apartment start AUD 250 per week tergantung lokasi dan pilihan apartment. Makanan dan minuman, mulai dari AUD 1,53 sampai AUD per item. Untuk biaya transportasi menggunakan Adult Opal Card, kamu dapat naik bus, metro, feri, kereta, dan light rail. Sedangkan tanpa kartu tersebut, kamu perlu mengeluarkan biaya hingga AUD 16,10/hari, AUD 50/week, atau AUD 8,05 di hari Sabtu, Minggu dan hari libur umum lainnya. Sedangkan untuk universitas bergengsi yang bisa kalian pilih di Sydney antara lain University of Sydney Macquarie University University of New South Wales University of Technology Sydney Western Sydney University BMIHMS Billy Blue Torrens Le Cordon Bleu William Angliss Institute Torrens University Australia Brisbane Brisbane juga termasuk kota besar di Australia. Selain itu Brisbane terkenal dengan keramahan penduduk lokal, pertunjukan musik, pantai yang indah, serta institusi terbaik dunia. Brisbane-pun tak kalah soal kebudayaan. Dampaknya juga positif. Yak, kita bisa menikmati beragam atraksi sekaligus wawasan baru. Biaya hidup lebih rendah dibanding kota lain juga jadi kelebihan kota Brisbane. Kamu hanya perlu menyiapkan AU $ 500 ~ US $ 345 untuk keperluan salama 1 minggu. Sementara untuk akomodasi, kamu bisa mendapat harga miring jika tinggal di asrama. Boleh juga dengan menyewa homestay yang berkisar[TS5] AUD 200 – AUD 350/week. Lalu berapa harga sekali makan disana? Sekali makan di restaurant cepat saji adalah sekitar AU $ 12. Sementara jka kamu pergi ke restaurant terutama Kawasan bisnis siapkan sekitar AU $ 17 Untuk masalah biaya kuliah, pelajar internasional perlu membayar rata-rata US $ selama satu tahun. Universitas keren yang ada di kota ini adalah University of Queensland Queensland University of Technology Torrens University Australia Griffith University Le Cordon Bleu Canberra Canberra ibu kota Autralia juga masuk top list dong. Canberra adalah pusat perusahaan besar dan juga proses transaksi terbesar di Australia. Keunggulan kuliah di Canberra adalah, kamu akan lebih mudah mengakses beragam fasilitas umum. Menariknya lagi, meski ibu kota, Canberra sangat ramah untuk para pesepeda dan mendapat label kota yang sangat menenangkan. Untuk akomodasi tempat tinggal kalian bisa menyewa sekitar $130 - $275 per minggu. Biaya makan di McD dan kawan-kawan adalah Rp, 142,000 13 AUD. Jika rindu masakan asia dan pergi ke restaurantnya, maka siapkan sekitar Rp, 370,000 34 AUD Universitas keren apa saja yang ada di sini? Di antaranya adalah Australian National University University of Canberra Canberra Institute of Technology Perth Perth dikenal sebagai kota dengan ciri khas kuliner yang kaya, festival, wine, dan warganya yang hangat Orang-orang dengan berbagai latar belakang budaya, agama, dan negara dapat hidup dan berbaur dengan mudah di Perth. Betul, Perth sangat toleran. Mereka menawarkan keamanan dan kenyamanan untuk setiap warganya. Sekali makan di restaurant biasa Perth adalah sekitar Sementara akomodasi untuk mahasiswa yang menyewa townhouse start from AUD $13,468. Ada juga kesempatan part time jobs bagi mahasiswa yang tinggal di Perth loh. Berikut daftar universitas yang sangat layak untuk kalian pilih di sana. Di antaranya The University of Perth Flinders University University of South Australia Nah, itu tadi guys 5 kota di Australia terbaik untuk belajar. Lima kota tersebut pastinya kalian tidak asing lagi karena termasuk kota besar dan sering menjadi destinasi wisata. Jika kalian berminat untuk kuliah di antara 5 kota tersebut dan masih bingung dengan prosedurnya kalian bisa banget konsultasi di Vista Education. Jangan lupa share informasi ini ke teman kalian ya! Tags konsultan pendidikan, Vista Education, kuliah di luar negeri, cara kuliah di luar negeri, Australia, Melbourne, Perth, Sydney, Brisbane, Canberra,
kota di australia dengan biaya hidup rendah