komponen instalasi penerangan 3 fasa

Instalasilistrik adalah jaringan perlengkapan rangkaian listrik yang dirangkai sedemikian rupa yang menghubungkan komponen satu dengan lainnya dalam ruangan tertentu untuk membangkitkan, memakai, mengubah, mengalihkan, mengumpulkan atau membagikan tenaga listrik. Berdasarkan pemakaian tenaga listrik dan tegangannya, instalasi listrik dibedakan menjadi beberapa yaitu sebagai berikut : X(sepuluh) / teknik otomasi industri. Teknik instalasi tenaga listrik latihan soal kelas xi Materi pelajaran komponen pada instalasi tenaga listrik 1 fasa i. Pemasangan instalasi penerangan, panel dan petir (kd. Smkn 1 darul kamal mata pelajaran : Menafsirkan gambar kerja pemasangan lampu penerangan jalan . Butir soal jumlah butir soal 3.8. Sumbertegangan yang digunakan untuk menyuplai instalasi listrik rumah/gedung adalah sumber tegangan 3 phase, 220 volt/380 volt. Jumlah beban untuk masing-masing fasa dalam sistem 3 phase diharuskan seimbang agar kestabilan distribusi daya dapat terjamin. terbagimenjadi 3 komponen: 1. Input, pemberi informasi. 2. Logic, pengambil keputusan. 3. Output, usaha yang dilakukan. dalam suatu instalasi penerangan maupun instalasi daya ditentukan berdasarkan : a. Kemampuan Hantar Arus (KHA) dari penghantar. 3 Hitam Fasa T 4 Biru Netral 5 Kuning - Hijau Pentanahan 6 Warna Lainnya Kontrol . 15 memasanginstalasi. 1 Membuat gambar diagram distribusi daya (one line diagram). 2 Menentukan letak pemasangan komponen instalasi sesuai dengan denah serta. standar/ aturan pemasangan yang berlaku. 3 Membuat gambar pengawatan/ instalasi sesuai dengan lay out komponen pada. denah dan pada gambar instalasi. T Shirt Frau Mit Grill Sucht Mann Mit Kohle. INSTALASI PENERANGAN 3 FASA BANGUNAN GEDUNGA. PANEL DISTRIBUSI LISTRIKUntuk mengalirkan energi listrik dari pusat atau gardu I nduk stepdown ke beban listik konsumenharus melewati pane daya dan panel distribusi listrik. Panel daya adalah tempat untuk menyalurkandan mendstribusika energi listrik dari gardu listrik step down ke panel-panel distribusinya. Sedangkanpael distribusi daya adalah tempat menyalurkan dan mendistribusikan energi listrik dari panel dayake beban konsumen baik untuk instalasi tenaga meupun untuk instalasi penerangan. Perhatikangambar diagram satu garis pael daya dan panel distribusi listrik di bawah diagram satu garis panel daya dan panel distribusi daya listrikPanel daya maupun panel distribusi daya merupakan keharusan, hal tersebut akan memudahkan 1. Pembagian energi listrik secara merata dan tepat2. Pengamanan instalasi dan pemakaian listrik3. Pemeriksaan, perbaikan atau pemeliharaanUntuk itu di dalam pembuatan panel harus diperhatikan hal-hal yang penting agar1. Mudah dilayani dan aman2. Dipasang pada tempat yang mudah dicapai3. Di depan panel ruangannya harus bebas4. Panel tidak boleh ditempatkan di posisi yang lembabPerlu diketahui juga dalam pemasangan instalasi panel distribusi listrik harus memperhatikan sesuaidengan PUIL1. Semua penghantar/kabel harus disusun rapi2. Semua komponen harus dipasang rapi3. Semua bagian yang bertegangan harus dilindungi4. Semua komponen terpasang dengan kuat5. Jika terjadi gangguan tidak akan meluas6. Mudah diperluas/dikembangkan jika diperlukan7. Mempunyai keandalaan yang KONSTRUKSI Ada beberapa komponen yang dipasang pada panel distribusi listrik antara lain saklarutama/pemisah, pembatas arus Miniatur Circuit Breaker MCB, Earth Leak Circuit Breaker ELCB,terminal, Rel Omega, dan busbar. Pada sisi luar bagian pintu panel dipasang lampu indikator dan`alat ukur berupa ampere meter dan volt meter. Adapun pada rangkaian diluar panel merupakankomponen instalasi penerangan berupa saklar, kotak kontak, lampu, kotak hubung bagi, pipa pvc,lampu dan beban lainnya. Pada gedung yang mempunyai berapa ruang dan melayani beban listrik penerangan, yangberupa lampu-lampu sebuah bangunan gedung, instalasi penerangan 3 fasa bangunan gedung panel instalasipeneranganC. PERSYARATAN UMUM INSTALASI LISTRIKPerencanaan Instalasi ListrikSumber PUIL 2000 halaman Persyaratan umum Ketentuan umum Rancangan instalasi listrik harus memenuhi ketentuan PUIL ini dan peraturan lain yang tersebut dalam Rancangan instalasi listrik harus berdasarkan persyaratan dasar yang ditentukan dalam BAB 2 terutama dan memperhitungkan serta memenuhi proteksi untuk keselamatan yang ditentukan dalam BAB Sebelum merancang suatu instalasi listrik harus dilakukan penilaian assessment dan survai lokasi. CATATAN Metode penilaian dan hal-hal yang disurvai dijelaskan dalam IEC Rancangan instalasi listrik ialah berkas gambar rancangan dan uraian teknik, yang digunakan sebagai pedoman untuk melaksanakan pemasangan suatu instalasi Rancangan instalasi listrik harus dibuat dengan jelas, serta mudah dibaca dan dipahami oleh para teknisi listrik. Untuk itu harus diikuti ketentuan dan standar yang Rancanganinstalasi listrik terdiri dari a Gambar situasi, yang menunjukkan dengan jelas letak gedung atau bangunan tempat instalasi tersebut akan dipasang dan rancangan penyambungannya dengan sumber tenaga listrik. b Gambar instalasi yang meliputi 1 Rancangan tata letak yang menunjukkan dengan jelas letak perlengkapan listrik beserta sarana kendalinya pelayanannya, seperti titik lampu, kotak kontak, sakelar, motor listrik, PHB dan lain-lain. 2 Rancangan hubungan perlengkapan listrik dengan gawai pengendalinya sepertihubungan lampu dengan sakelarnya, motor dengan pengasutnya, dan dengan gawai pengatur kecepatannya, yang merupakan bagian dari sirkit akhir atau cabang sirkit akhir. 3 Gambar hubungan antara bagian sirkit akhir tersebut dalam butir b dan PHB yang bersangkutan, ataupun pemberian tanda dan keterangan yang jelas mengenai hubungan tersebut. 4 Tanda ataupun keterangan yang jelas mengenai setiap perlengkapan listrik. c Diagram garis tunggal, yang meliputi 1 Diagram PHB lengkap dengan keterangan mengenai ukuran dan besaran pengenal komponennya; 2 Keterangan mengenai jenis dan besar beban yang terpasang dan pembagiannya; 3 Sistem pembumian dengan mengacu kepada \ 4 Ukuran dan jenis penghantar yang dipakai. d Gambar rinciyang meliputi 1 Perkiraan ukuran fisik PHB;2 Cara pemasangan perlengkapan listrik; 3 Cara pemasangan kabel; 4 Cara kerja instalasi kendali. CATATAN Gambar rinci dapat juga diganti dan atau dilengkapi dengan keterangan atau uraian. e Perhitungan teknis bila dianggap perlu, yang meliputi antara lain 1 Susut tegangan; 2 Perbaikan faktor daya; 3 Beban terpasang dan kebutuhan maksimum; 4 Arus hubung pendek dan daya hubung pendek; 5 Tingkat penerangan. f Tabel bahan instalasi, yang meliputi 1 Jumlah dan jenis kabel, penghantar dan perlengkapan; 2 Jumlah dan jenis perlengkapan bantu; 3 Jumlah dan jenis PHB; 4 Jumlah dan jenis luminer lampu. g Uraian teknis, yang meliputi 1 Ketentuan tentang sistem proteksidengan mengacu kepada 2 Ketentuan teknis perlengkapan listrik yang dipasang dan cara pemasangannya; 3 Cara pengujian; 4 Jadwal waktu pelaksanaan. h Perkiraan biayaD. BAHAN KERJA1. Fitting Lampu E27Fiting termasuk bahan jadi dan merupakan alat yang berfungsi sebagai pemegangatau tempat bola lampu sejenis Edison dan jenis bayonet harus dipasang dengan bagiantengah hantaran fasa, sedangkan kontak luar ulir dari fitting dihubungkan padahantaran netral. Pasal 206 B2 PUIL bagian luar fiting lampu yang dipasang dalam ruang berdebu, lembab,sangat panas,berisi bahan mudah terbakar, atau mengandung bahan korosi, harusterbuat dari bahan porselin atau bahan isolasi lain yang sederajat. Terlepas darikeadaan ruang seperti disebutkan di atas, bagian luar fiting lampu yangbertegangan lebih dari 300 V ke bumi, harus selalu terbuat dari bahan porselin ataubahan isolasi lain yang sederajat. PUIL 2000 hal 168Bagian luar dari fitting lampu harus dibuat dari bahan porselin, atau bahan isolasilain yang sederajat. pasal 856 A4 PUIL 77.2. SakelarSakelar ialah sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan jaringan listrik,atau untuk menghubungkannya3. Kotak Kontak atau StopkontakMenurut PUIL 2000 halaman 10 dan 11, kotak kontak ialah susunan gawai pemberidan penerima arus yang dapat dipindah-pindahkan, untuk menghubungkan danmemutuskan saluran ke dan dari bagian instalasi. Kontak tusuk meliputi a kotak kontak –bagian kontak tusuk yang merupakan gawai pemberi arus;b tusuk kontak –bagian kontak tusuk yang merupakan gawai penerima arusKotak Kontak Biasa KKBkotak kontak yang dipasang untuk digunakan sewaktu-waktu tidak secara tetapbagi peranti listrik jenis apa pun yang memerlukannya, asalkan penggunaannyatidak melebihi batas Kontak Khusus KKKkotak kontak yang dipasang khusus untuk digunakan secara tetap bagi suatu jenisperanti listrik tertentu yang diketahui daya maupun beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan dalam pemasangan /menempatkan kotak kontak, antara lainTusuk kontak harus dirancang sedemikian rupa sehingga ketika dihubungkan tidakmungkin terjadi sentuhan tak sengaja dengan bagian aktif. PUIL 2000 hal175Tusuk kontak harus terbuat dari bahan yang tidak mudah terbakar, tahan lembabdan secara mekanik cukup kuat. PUIL 2000 hal 175Tusuk kontak yang tidak terlindung tidak boleh dibuat dari bahan yang mudahpecah. PUIL 2000 hal 175Sebagai pengecualian dari di atas, tusuk kontak untuk kuat arus 16A kebawah pada tegangan rumah, boleh terbuat dari bahan isolasi yang tahan terhadaparus rambat. PUIL 2000 hal 175Sambungan antara tusuk kontak dan kabel fleksibel harus baik untuk menghindarikerusakan mekanis. PUIL 2000 hal 175 simbol diagram simbol diagram pengawatan4. fuseMenurut PUIL 2000 halaman 6, Fuse/Pengaman Lebur ialah bagian dari pengamanlebur yang dirancang agar lebur bila pengaman lebur PUIL 2000 halaman 12, pengaman lebur sekering ialah gawaipenyakelaran dengan peleburan satu komponen atau lebih yang dirancang khususdan sebanding, yang membuka sirkit tempat pengaman lebur disisipkan danmemutus arus bila arus tersebut melebihi nilai yang ditentukan dalam waktu yangsesuai. Pengaman lebur meliputi semua bagian yang membentuk gawaipenyakelaran yang utuh fuse .Fuse atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Sekering adalah komponen yangberfungsi sebagai pengaman dalam Rangkaian Elektronika maupun perangkatlistrik. Fuse Sekering pada dasarnya terdiri dari sebuah kawat halus pendek yangakan meleleh dan terputus jika dialiri oleh Arus Listrik yang berlebihan ataupunterjadinya hubungan arus pendek short circuit dalam sebuah peralatan listrik /Elektronika. Dengan putusnya Fuse sekering tersebut, Arus listrik yangberlebihan tersebut tidak dapat masuk ke dalam Rangkaian Elektronika sehinggatidak merusak komponen terdapat dalam rangkaian Elektronika yang Sekering terdiri dari 2 Terminal dan biasanya dipasang secara Seri denganRangkaian Elektronika / Listrik yang akan dilindunginya sehingga apabila FuseSekering tersebut terputus maka akan terjadi “Open Circuit” yang memutuskanhubungan aliran listrik agar arus listrik tidak dapat mengalir masuk ke dalamRangkaian yang dilindunginya. simbol diagram satu garis weiring diagram5. Kabel NYAKabel NYA adalah kabel yang mempunyai isolasi berupa PVC, dengan intitembaga tunggal yang pejal. Kabel NYA banyak digunakan dalam instalasi listrikperumahan, yang merupakan kabel udara dengan karakteristik tidak tahan terhadappanas. Untuk itu, pemasangan kabel NYA harus dilindungi oleh pipa PVC ataupipa aluminium untuk mencegah terjadinya kerusakan fisik seperti keratin tikus,terbakar, rumah tanpa selubung berisolasi PVC yaitu NYA, NYAF dan berisolasikaret NGA, tidak boleh dipasang di dalam atau pada kayu, dan tidak boleh pulalangsung pada, di dalam, atau di bawah plasteran. PUIL 2000 rumah berisolasi karet NGA dan berisolasi PVC NYA harus dipasangdidalam pipa instalasi; jika tidak, maka harus ditempuh cara-cara tersebut PUIL 2000 Kabel NYYHYNama kabel Kabel termoplastik sedang berselubung termoplastikTegangan nominal antara penghantar 600-1000 VJumlah inti 2 sampai dengan 7Menurut PUIL halaman 281, kabel ini hanya cocok dalam ruang kering untukperalatan listrik domestic, juga dalam ruang lembab sementara. Dengan tekananmekanik sedang, misalnya untuk mesin cuci, lemari es, dsb. NYYHY biasanyaberwarna hitam. Kabel-kabel ini berinti lebih dari 1 kabel. Biasanya digunakanuntuk instalasi didalam rumah yang tidak permanen, karena sifatnya fleksible dantidak mudah Lampu PijarLampu pijar yang digunakan dalam praktikum bengkel listrik yaitu lampu Philip40W/ PUIL 2000 halaman 171, Lampu untuk penggunaan umum pada sirkitpenerangan tidak boleh dilengkapi dengan pangkal Edison E27 jika dayanya lebihdari 300 W, juga tidak boleh dilengkapi dengan pangkal Goliath E40 jika dayanyamelebihi 1500 W. Di atas 1500 W hanya boleh digunakan pangkal lampu ataugawai lampu yang pijar adalah sumber cahaya buatan yang dihasilkan melalui penyaluran aruslistrik melalui filamen yang kemudian memanas dan menghasilkan cahaya. simbol lampu pujar8. Alat Pengukur dan Pembatas APPBerikut ini ketentuan mengenai pemasangan APPDi APP terdapat meter energi,terminal netral, dan pembatas arus MCB yangkemampuannya harus sesuai dengan paket daya pelanggan yang jenis penghantar yang disambung berbeda, maka harus digunakan energi yang dipasang pada APP harus sudah ditera oleh instansi yangberwenang. Kotak APP harus dalam keadaan tersegel selama APP harus tersedia juga terminal untuk pembumian BKT karena umumnyakotak APP terbuat dari logamAPP harus dipasang dengan baik ditempat yang mudah dilihat dan dicapai untukkepentingan pencatatan rutin energi terpakai dan pemeriksaan umumnya dengantinggi 1,80 meter. kwh meter 3 fasaBagian-bagian kwh meter dan Badan body terdiri dari Bagian atasBagian bawahb. Kumparan arus terdiri dari Pada kwh metter 1 fasa kumparan arus 1 setPada kwh metter 3 pasa 3 kawat kumparan arus 2 kwh metter 3 pasa 4 kawat kumparan arus 3 kumparan arus dilengkapi dengan kawat tahanan atau lempengan besi yangberfungsi sebagai pengatur cosines phi faktor kerjaKumparan tegangan terdiri dari Pada kwh 1 phasac. PiringanPiringan kwh meter ditempatkan dengan 2 buah bantalan atas dan bawah yangdigunakan agar piringan kwh meter dapat berputar dengan mendapat gesekansekecil Circuit breaker MCBSeperti yang dijelaskan sebelumnya, MCB inilah komponen yang bertugasmemutus aliran listrik bila terjadi pemakaian daya yang berlebihan oleh konsumenatau bila terjadi gangguan hubungan singkat dari suatuperalatan listrik rumah. Saatmelakukan perbaikan instalasi listrik rumah, komponen ini sebaiknya dimatikane. Meter listriksebagai penunjuk besarnya daya listrik yang telah digunakan pelanggan. Satuannyadalam kwh kilowatt hour. Indikatornya terlihat dari angka-angka yang PLN yang rutin berkunjung tiap bulan selalu mencatat angka-angka ini. .f. Spin controlmerupakan sebuah komponen yang bekerja dengan berputar bila terjadi pemakaiandaya listrik. Semakin besar daya yang digunakan maka perputaran akan semakincepat. Besarnya daya pemakaian akan dicatat oleh “meter listrik” dan bilakelebihan akan dibatasi oleh MCBg. Pengaman listrik sekring atau panel hubung bagifungsi utamanya adalah mengamankan instalasi bila masalah seperti hubungpendek diperalatan listrik dengan cara memutuskan arus Spesikasi kwh metermerek nama perusahaan yang membuat kwh metertype, jenis, model identitas meter oleh pabriktahun tahun pembuatan kwh meternomor nomor seri dari pabriktegangan nominal kumparan missal 3 x 230/400Varus nominal kumparan magnet arus misal 520Aarus nominal = 5A dengan batas kesalahan terkecilkumparan sanggup dialuri arus 20A dengan kesalahan masih batas yang diijinkanclass angka/kategori yang menentukan ketelitian keh meter limit errorfrekuensi frekuensi nominal dari kumparan tegangan Hztanda panah arah putaran piringan kwh meter yang benarconstata meter besaran pada kwh meter yang menyatakan hubungan antara hasilputaran dengan energy yang terpakai disimbol C dalam satuan revulsi/kw9. Proses pemasanganBerikut langkah-langkah pemasangan instalasi penerangan 3 fasa in plaster1. Menyiapkan gambar kerja pada kertas mengenai rancangan instalasi penerangan 3 fasa yang akan dipasanga. Diagram Kerjab. Diagram Lokasic. Diagram Pengawatand. Diagram Pengawatan Panele. Diagram Pengawatan APP 3 fasa2. Mendata dan menyiapkan komponen yang dibutuhkan Bill of Quantity.3. Menyiapkan bahan-bahan yang akan digunakan4. Memakai dan memperhatikan Alat Pelindung Diri APD sebelum memulaipekerjaan5. Memasukkan kabel ke dalam pipa sesuai dengan yang telah di desain dan janganlupa untuk menandai kabel tersebut agar suatu saat tidak bingung memasangkomponen yang telah dipersiapkan6. Merencanakan dan membuat Lakukan pemasangan komponen pada panel. Usahakan tata letak komponenserapi mungkin sesuai dengan “Layout Panel”, hal ini bertujuan agar ketika terjadikerusakan dapat diperbaiki dengan mudah pengecekan/maintenance.b. Lakukan penyambungan pada komponen sesuai dengan Wiring Diagram yang perlu diperhatikan adalah, pada tiap pemasangan sumber harus melaluiline up terminal. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kerusakan pada komponen Setelah pengawatan pada panel selesai, maka panel siap untuk dipasang dandihubungkan dengan beban. Ujung-ujung kabel yang terhubung pada beban,langsung disambungkan pada masing-masing pengaman yang telah ditentukansebelumnya. Setelah semua tersambung dengan rapi, maka instalasi siap untuk diuji7. Melaksanakan commissioning dalam keadaan tidak bertegangan meliputiPemeriksaan Kontinuitas dan Pemeriksaan Tahanan Isolasi8. Pemasangan APP 3 commissioning dalam keadaan bertegangan tanpa beban meliputiPemeriksaan Urutan Fasa dan Pemeriksaan Nominal Penyambungan kWh-meter dengan sumber tegangan menggunakan Memasang Lampu dan Heater sebagai beban untuk membuktikan pemasanganinstalasi benar-benar Melaksanakan commissioning dalam keadaan bertegangan dan berbeban yangmeliputi Uji Nominal Tegangan, Uji Arus, dan Uji BebanDaftar Pustaka[1] M. Kharis, Memelihara Panel Listrik. Departemen Pendidikan Nasional,2005.[2] laporan penerangan 3 fasa’, Scribd. [Online].Available 07-Oct-2018].[3] Djoko Laras Jobsheet Praktek Instalasi Listrik Industri. JurusanPendidikan Teknik Elektro FT UNY, 2013.[4] R. F. Dziuba, D. G. Jarrett, L. L. Scott, and A. J. Secula, Fabrication ofHigh-Value Standard Resistors’, IEEE Transactions on Instrumentation andMeasurement, vol. 48, no. 2, Jan. 1999. Adapun materi produktif yang dipelajari Dasar -Dasar Teknik Listrik dan Elektronika Pemasangan dan Pemeliharaan Instalasi Listrik Pelayanan Pemeliharaan Peralatan Penunjang Perakitan dan Pengoperasian Sistem Kendali Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Listrik Pemeliharaan dan Perbaikan Peralatan Listrik Rumah Tangga Deskripsi Jurusan TIPTL Tujuan Program Keahlian Teknik Pemanfaatan Energi secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional UU SPN pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten mendidik peserta didik dengan keahlian dan keterampilan dalam program keahlian teknik pemanfaatan energi agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah; mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalam program keahlian teknik pemanfaatan energi. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SKL MATA PELAJARAN PRODUKTIF TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK Dasar Kejuruan SKL Siswa mampu menganalisis rangkaian listrik dan menggunakan hasil pengukuran. Siswa mampu menafsirkan gambar teknik listrik. Siswa mampu melakukan pekerjaan mekanik dasar dan menerapkan K3. TUJUAN Siswa dapat menganalisis rangkaian kelistrikan. Siswa dapat melakukan pengukuran dengan alat ukur listrik. Siswa dapat menafsirkan gambar teknik listrik. Siswa dapat melakukan pekerjaan mekanik dasar. Siswa dapat menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja / K3. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran dasar kejuruan TITL sebagai berikut Menggunakan alat ukur listrik dan elektronika. Menggunakan peralatan gambar. Menggunakan peralatan tangan. Menggunakan peralatan keselamatan dan kesehatan kerja. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. 2. 3. 4. 5. Menganalisis rangkaian listrik Menggunakan hasil pengukuran Menafsirkan gambar teknik listrik Melakukan pekerjaan mekanik dasar Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja / K3 Mendeskripsikan konsep rangkaian listrik Menganalisis rangkaian listrik arus searah Menganalisis rangkaian listrik arus bolak-balik Menganalisis rangkaian kemagnetan Mendeskripsikan konsep pengukuran besaran-besaran listrik Melakukan pengukuran besaran listrik Menganalisis hasil pengukuran besaran-besaran listrik Menerapkan standarisasi dan normalisasi gambar teknik ketenagalistrikan Menafsirkan gambar instalasi ketenagalistrikan industri Menafsirkan gambar berbasis rele dan komputer Mendeskripsikan cara penggunaan peralatan tangan Mendeskripsikan cara penggunaan peralatan mesin Menggunakan peralatan tangan dan mesin untuk menyelesaikan pekerjaan mekanik listrik Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja / K3 Melaksanakan prosedur K3 Kompetensi Kejuruan Memahami dasar-dasar elektronika SKL Siswa mampu memahami konsep dasar, simbol-simbol dan sifat-sifat komponen elektronika serta karakteristik komponen elektronika. TUJUAN Siswa dapat memahami konsep dasar elektronika. Siswa dapat memahami simbol komponen elektronika. Siswa dapat memahami sifat-sifat komponen elektronika pasif. Siswa dapat menggambar karakteristik komponen elektronika. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memahami dasar-dasar elektronika sebagai berikut Membaca komponen elektronika pasif meliputi resistor, capasitor dan inductor. Membaca karakteristik komponen elektronika aktif meliputi dioda dan transistor. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memahami dasar-dasar elektronika Memahami konsep dasar elektronika Memahami simbol-simbol komponen elektronika Memahami sifat-sifat komponen elektronika pasif Menggambar karakteristik komponen elektronika 2. Memahami pengukuran komponen elektronika SKL Siswa mampu memahami peralatan ukur komponen elektronika. Siswa mampu mengukur komponen R, L dan C. Siswa mampu memahami pembacaan hasil pengukuran. TUJUAN Siswa dapat memahami peralatan ukur komponen elektronika. Siswa dapat melakukan pengukuran komponen R. Siswa dapat melakukan pengukuran komponen L. Siswa dapat melakukan pengukuran komponen C. Siswa dapat memahami hasil pengukuran. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memahami pengukuran komponen elektronika sebagai berikut Menggunakan alat ukur elektronika. Merangkai rangkaian seri dan paralel. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memahami pengukuran komponen elektronika Memahami peralatan ukur komponen elektronika Melakukan pengukuran komponen R Melakukan pengukuran komponen L Melakukan pengukuran komponen C Memahami hasil pengukuran 3. Merawat peralatan rumah tangga listrik SKL Siswa mampu memahami jenis peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas dan motor listrik. Siswa mampu memahami prosedur perawatan peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas dan motor listrik. Siswa mampu memahami data sheet komponen peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas dan motor listrik. TUJUAN Siswa dapat merawat peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas dan motor listrik. Siswa dapat menggunakan prosedur perawatan dengan benar. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Merawat peralatan rumah tangga listrik sebagai berikut Merawat alat pemanas listrik. Merawat motor listrik Menggunakan data sheet komponen peralatan rumah tangga listrik. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Merawat peralatan rumah tangga lsitrik Memahami jenis peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas Memahami prosedur perawatan peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas Memahami jenis peralatan rumah tangga lsitrik menggunakan motor Memahami prosedur perawatan peralatan rumah tangga listrik menggunakan motor Merawat peralatan rumah tangga lsitrik menggunakan alat pemanas dan motor Memahami data sheet komponen peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas dan motor 4. Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik SKL Siswa mampu memahami cara memperbaiki peralatan rumah tangga. Siswa mampu memperbaiki peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas dan motor. Siswa mampu menggunakan alat ukur dalam memperbaiki peralatan rumah tangga. Siswa mampu menguji hasil perbaikan. TUJUAN Siswa dapat memperbaiki peralatan rumah tangga listrik. Siswa dapat memperbaiki peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas dan motor. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik sebagai berikut Memperbaiki alat pemanas listrik. Memperbaiki motor listrik rumah tangga. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik Memahami cara memperbaiki peralatana rumah tangga listrik Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas dan motor Memeriksa hasil perbaikan menggunakan alat ukur multimeter Melakukan uji fungsi hasil perbaikan 5. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana SKL Siswa mampu memahami pemasangan instalasi penerangan listrik satu fasa. Siswa mampu merencanakan gambar instalasi penerangan. Siswa mampu memasang instalasi penerangan di luar permukaan dan memasang instalasi penerangan di dalam permukaan. TUJUAN Siswa dapat memahami pemasangan instalasi penerangan satu fasa. Siswa dapat merencanakan gambar instalasi penerangan satu fasa. Siswa dapat memasang instalasi penerangan di luar dan di dalam permukaan. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana sebagai berikut Memasang instalasi penerangan satu fasa. Menggambar rencana instalasi penerangan satu fasa. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana Memahami instalasi penerangan satu fasa Menggambar rencana instalasipenerangan Memasang instalasi penerangan di luar permukaan Memasang instalasi penerangan di dalam permukaan Memasang lampu penerangan, termasuk instalasi di dalam armatur lampu 6. Memasang instalasi tenaga listrik bangunan sederhana SKL Siswa mampu memahami pemasangan instalasi tenaga listrik satu fasa. Siswa mampu merencanakan gambar instalasi tenaga. Siswa mampu memasang instalasi tenaga di luar permukaan dan memasang instalasi tenaga di dalam permukaan. TUJUAN Siswa dapat memahami pemasangan instalasi tenaga satu fasa. Siswa dapat merencanakan gambar instalasi tenaga satu fasa. Siswa dapat memasang instalasi tenaga di luar dan di dalam permukaan. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana sebagai berikut Memasang instalasi tenaga satu fasa. Menggambar rencana instalasi tenaga satu fasa. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana Memahami instalasi tenaga satu fasa Menggambar rencana instalasi tenaga Memasang instalasi tenaga di luar permukaan Memasang instalasi tenaga di dalam permukaan Memasang kotak kontak satu fasa 7. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan bertingkat SKL Siswa mampu memahami pemasangan instalasi penerangan 3 fase. Siswa mampu merencanakan gambar instalasi penerangan 3 fase. Siswa mampu memasang panel hubung bagi instalasi penerangan 3 fase. Siswa mampu memasang instalasi kabel dan pemipaan. Siswa mampu memasang beban listrik penerangan satu fasa dalam sistem 3 fase. TUJUAN Siswa dapat memahami pemasangan instalasi penerangan 3 fase. Siswa dapat merencanakan gambar instalasi penerangan 3 fase. Siswa dapat memasang panel hubung bagi instalasi penerangan 3 fase. Siswa dapat memasang instalasi kabel dan pemipaan. Siswa dapat memasang beban listrik penerangan satu fasa dalam system 3 fase. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memasang instalasi penerangan listrik bangunan bertingkat sebagai berikut Pemasangan instalasi penerangan 3 fasa. Menggambar rencana instalasi penerangan 3 fasa. Memasang kabel dan pipa instalasi. Memasang panel hubung bagi instalasi penerangan. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan bertingkat Memahami instalasi penerangan 3 fase Menggambar rencana instalasi penerangan Memasang panel hubung bagi instalasi penerangan Memasang instalasi kabel dan pemipaan Memasang beban listrik penerangan satu fasa dalam sistem 3 fase 8. Memasang instalasi tenaga listrik bangunan bertingkat SKL Siswa mampu memahami pemasangan instalasi tenaga 3 fase. Siswa mampu merencanakan panel hubung bagi instalasi tenaga 3 fase. Siswa mampu memasang panel hubung bagi instalasi tenaga 3 fase. Siswa mampu memasang kotak kontak 3 fase. TUJUAN Siswa dapat memahami pemasangan instalasi tenaga 3 fase. Siswa dapat merencanakan panel hubung bagi 3 fase. Siswa dapat memasang panel hubung bagi 3 fase. Siswa dapat memasang kotak kontak 3 fase. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memasang instalasi tenaga listrik bangunan bertingkat sebagai berikut Pemasangan instalasi tenaga 3 fasa. Merencanakan panel hubung bagi 3 fase. Memasang panel hubung bagi 3 fase Memasang kotak kontak 3 fase. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan bertingkat Memahami pemasangan instalasi tenaga listrik3 fase Merencanakan panel hubung bagi 3 fase instalasi tenaga Memasang panel hubung bagi 3 fase instalasi tenaga Memasang kotak kontak 3 fase 9. Memperbaiki motor listrik SKL Siswa mampu memahami cara memperbaiki motor listrik. Siswa mampu membongkar kumparan motor listrik. Siswa mampu melilit kumparan motor listrik. Siswa mampu memeriksa hasil lilitan kumparan dan melakukan uji fungsi motor hasil lilitan ulang. TUJUAN Siswa dapat memahami cara memperbaiki motor listrik. Siswa dapat membongkar kumparan motor listrik. Siswa dapat melilit ulang kumparan motor listrik. Siswa dapat melakukan uji fungsi motor hasil lilitan ulang. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memperbaiki motor listrik sebagai berikut Cara memperbaiki motor listrik. Membongkar kumparan motor listrik. Melilit ulang kumparan motor listrik. Memeriksa dan menguji fungsi motor hasil lilitan ulang. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memperbaiki motor listrik Memahami cara perbaikan motor listrik Membongkar kumparan motor Melilit kumparan motor Memeriksa hasil lilitan kembali Melakukan uji fungsi motor hasil lilitan ulang 10. Mengoperasikan sistem pengendali elektronik SKL Siswa mampu memahami prinsip pengoperasian pengendali elektronik. Siswa mampu merencanakan, membuat dan mengoperasikan sistem kendali elektronik sederhana. Siswa mampu melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali elektronik yang mengalami gangguan. TUJUAN Siswa dapat memahami prinsip pengoperasian kendali elektronik. Siswa dapat merencanakan pengoperasian pengendali elektronik. Siswa dapat membuat rangkaian pengendali elektronik. Siswa dapat mengoperasikan pengendali elektronik. Siswa dapat melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali elektronik yang mengalami gangguan. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Mengoperasikan sistem pengendali elektronik sebagai berikut Merencanakan rangkaian kendali elektronik. Membuat rangkaian kendali elektronik. Mengoperasikan kendali elektronik. Melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali elektronik yang mengalami gangguan. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Mengoperasikan sistem pengendali elektronik Memahami prinsip pengoperasian sistem pengendali elektronik Merencanakan rangkaian kendali elektronik sederhana Membuat rangkaian kendali elektronik sederhana Mengoperasikan sistem kendali elektronik Memahami data operasi sistem kendali elektronik Melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali elektronik yang mengalami gangguan 11. Mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah SKL Siswa mampu memahami prinsip kerja pengoperasian peralatan pengendali daya tegangan rendah. Siswa mampu menerapkan prosedur pengoperasian sistem kelistrikan. Siswa mampu mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah dan memahami data operasi. Siswa mampu melakukan tindakan pengamanan pada operasi peralatan pengendali daya tegangan rendah yang mengalami gangguan. TUJUAN Siswa dapat memahami prinsip kerja pengoperasian peralatan pengendali daya tegangan rendah. Siswa dapat menerapkan prosedur pengoperasian, mengoperasikan peralatan pengendali dan memahami data operasi pengendali daya tegangan rendah. Siswa dapat melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali daya tegangan rendah. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Mengoperasikan peralatan sistem pengendali daya tegangan rendah sebagai berikut Menerapkan prosedur pengoperasian pengendali daya tegangan rendah. Mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah. Melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali daya tegangan rendah. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah Memahami prinsip kerja pengoperasian peralatanpengendali daya tegangan rendah Menerapkan prosedur pengoperasian sistem kelistrikan Mengoperasikan peralatan sistem kendali daya tegangan rendah Memahami data operasiperalatan pengendali daya tegangan rendah Melakukan tindakan pengamanan pada operasi peralatan pengendali daya tegangan rendah yang mengalami gangguan 12. Mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik SKL Siswa mampu memahami prinsip kerja pengoperasian peralatan pengendali elektromagnetik. Siswa mampu mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik. Siswa mampu melakukan tindakan pengamanan pada operasi sistem pengendali elektromagnetik yang mengalami gangguan. TUJUAN Siswa dapat memahami prinsip kerja pengoperasian sistem pengendali elektromagnetik. Siswa dapat mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik. Siswa dapat melakukan tindakan pengamanan pada sistem pengendali elektromagnetik. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik sebagai berikut Mengoperasikan sistem pengendali motor listrik. Mengoperasikan mesin produksi dengan pengendali elektromagnetik. Melakukan tindakan pengamanan pada sistem pengendali elektromagnetik. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik Memahami prinsip kerja pengoperasian sistem pengendali elektromagnetik Mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik Memahami data operasi sistem kendali elektromagnetik Mengoperasikan mesin produksi dengan pengendali elektromagnetik Melakukan tindakan pengamanan pada operasi sistem kendali elektromagnetik yang mengalami gangguan 13. Memasang sistem pentanahan instalasi listrik SKL Siswa mampu mengemukakan jenis-jenis orde pentanahan dan mengemukakan prosedur pemasangan pentanahan instalasi. Siswa mampu mengukur dan memahami hasil pengukuran tahanan pentanahan instalasi. Siswa mampu memasang orde pentanahan. TUJUAN Siswa dapat menentukan tahanan pentanahan instalasi. Siswa dapat memasang orde pentanahan RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memasang sistem pentanahan instalasi listrik sebagai berikut Mengemukakan jenis-jenis orde pentanahan. Mengukur tahanan pentanahan instalasi. Memasang orde pentanahan. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memasang sistem pentanahan instalasi listrik Mengemukakan jenis-jenis orde pentanahan Mengemukakan prosedur pemasangan sistem pentanahan instalasi Mengukur tahanan pentanahan Memahami hasil pengukuran tahanan pentanahan Memasang orde pentanahan 14. Merawat panel dan switchgear SKL Siswa mampu memahami perbaikan panel listrik dan switchgear. Siswa mampu memahami jenis-jenis panel listrik dan switchgear. Siswa mampu melakukan perawatan ringan panel kontrol, panel tenaga dan switchgear. TUJUAN Siswa dapat memahami perbaikan panel listrik dan switchgear. Siswa dapat melakukan perawatan ringan panel kontrol, panel tenaga dan switchgear. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Merawat panel dan switchgear sebagai berikut Memahami perbaikan panel listrik dan switchgear. Melakukan perawatan ringan panel kontrol, panel tenaga dan switchgear. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Merawat panel dan switchgear Memahami perbaikan panel listrik dan switchgear Memahami jenis-jenis panel listrik dan switchgear Melakukan perawatan ringan panel kontrol Melakukan perawatan ringan panel tenaga Melakukan perawatan ringan switchgear MUATAN LOKAL Mulok 1 SKL Siswa mampu mengidentifikasi komponen speaker aktif. Siswa mampu membuat PRT/ PCB speaker aktif. Siswa mampu membuat power suplay speaker aktif. Siswa mampu menguji coba rangkaian speaker aktif. Siswa mampu memasang komponen speaker aktif pada box panel speaker aktif. TUJUAN Siswa dapat mengidentifikasi komponen speaker aktif. Siswa dapat membuat PRT/ PCB speaker aktif. Siswa dapat membuat power suplay speaker aktif. Siswa dapat menguji coba rangkaian speaker aktif. Siswa dapat memasang komponen speaker aktif pada box panel speaker aktif. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Merawat panel dan switchgear sebagai berikut Membuat catu daya / power suplay speaker aktif.. Membuat power amplifier speaker aktif. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Merakit dan mengoperasikan speaker aktif Mengidentifikasi komponen speaker aktif Membuat papan rangkaian tercetak/ pcb speaker aktif Membuat power suplay speaker aktif Menguji coba rangkaian speaker aktif Memasang komponen speaker aktif pada box panel speaker aktif Mulok 2 SKL Siswa mampu mempersiapkan dan melaksanakan operasi mesin produksi dengan kendali PLC. Siswa mampu mengamati dan menangani masalah operasi mesin produksi dengan kendali PLC. Siswa mampu membuat laporan pengoperasian mesin produksi dengan kendali PLC. TUJUAN Siswa dapat mempersiapkan operasi mesin produksi dengan kendali PLC. Siswa dapat melaksanakan operasi mesin produksi dengan kendali PLC. Siswa dapat mengamati dan menangani masalah operasi mesin produksi dengan kendali PLC. Siswa dapat membuat laporan pengoperasian mesin produksi dengan kendali PLC. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran mulok 2 sebagai berikut Membuat program kendali PLC. Mengoperasikan PLC untuk kendali mesin produksi. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Mengoperasikan mesin produksi dengan kendali PLC Mempersiapkan operasi mesin produksi dengan kendali PLC Melaksanakan operasi mesin produksi dengan kendali PLC Mengamati dan menangani masalah operasi mesin produksi dengan kendali PLC Membuat laporan pengoperasian mesin produksi dengan kendali PLC Poin pembahasan Ide 32+ Komponen Instalasi Tenaga Listrik 3 Fasa adalah memahami instalasi tenaga listrik 3 fasa, pengertian instalasi tenaga listrik 3 fasa, prosedur pemasangan instalasi tenaga listrik 3 fasa, instalasi tenaga listrik 3 fasa pdf, komponen instalasi tenaga listrik 1 fasa, materi instalasi tenaga listrik 3 fasa, memahami prosedur pemasangan instalasi tenaga listrik 3 fasa, komponen phb 3 fasa dan fungsinya, TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK KONTROL MOTOR LISTRIK 3 Sumber 3 Fasa Dunia Listrik03 01 2009 Bila fasor fasor tegangan tersebut berputar dengan kecepatan sudut dan dengan arah berlawanan jarum jam arah positif maka nilai maksimum positif dari fase terjadi berturut turut untuk fase V 1 V 2 dan V 3 sistem 3 fase ini dikenal sebagai sistem yang mempunyai urutan fasa a b c sistem tegangan 3 fase dibangkitkan oleh generator Instalasi Listrik Tiga Fase Untuk Gedung Bertingkat Sumber Komponen Listrik 3 Fasa Teknik Elektro UNY 18 08 2020 Identifikasi komponen listrik 3 fasa Tujuan Praktik Setelah pratik diharapkan mahasiswa dapat melebihi dari nilai yang tertera pada NFB maka secara otomatis NFB akan memutuskan arusnya gambar diatas adalah NFB 3 Phase umumnya digunakan pada instalasi motor induksi atau breaker pada panel kontrol Aplikasi Listrik 3 Fasa ROHMATTULLAH Sumber Listrik 3 Phase dan Perencanaannya disertai Instalasi Listrik 3 Phase dan Perencanaannya Instalasi listrik 3 phase yang di berikan PLN kepada konsumen yang membutuhkan daya besar selalu dengan sistem 4 kawat Tentunya 4 kawat tersebut terdiri dari 3 line phase dan 1 line Netral TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK KONTROL MOTOR LISTRIK 3 Sumber Instalasi Tenaga Listrik MATERI LISTRIK 3 FASAListrik 3 phase adalah listrik AC alternating current yang menggunakan 3 penghantar yang mempunyai tegangan sama tetapi berbeda dalam sudut phase sebesar 120 degree Ada 2 macam hubungan dalam koneksi 3 penghantar tadi hubungan bintang Y atau star dan hubungan delta Komponen dan Fungsi Alat Instalasi Penerangan Listrik PHBK Sumber SHEET UMMENJALANKAN SEBUAH MOTOR LISTRIK 3 PHASA YANG DAPAT BERPUTAR 2 ARAH KANAN KIRI Ketentuan Untuk merubah arah putar motor 3 fasa dapat dilakukan dengan jalan kawat fasa yang satu dibuat tetap sedangkan kawat fasa yang lain saling dipertukarkan lihat gambar R S T u 1 v 1 w1 R S T u 1 v 1 w1 R S T u 1 v 1 w1BLOG TEKNIK VOKASI Pengereman Dinamik Pada Kontrol Sumber Menentukan Spesifikasi Komponen Instalasi Motor 30 03 2020 Demikianlah artikel tentang Cara Menentukan Spesifikasi Komponen Instalasi Motor Listrik 3 fasa DOL starter Sebenarnya artikel ini juga bisa berlaku untuk motor dengan pengasutan selama mengikuti literatur tabel dari PUIL yang sudah disertakan dalam artikel diatas Panel Listrik 3 Phase Download tabel baja Sumber Instalasi Tenaga Listrik ITL Kelas XI Teknik 3 3 Menentukan jumlah bahan tata letak dan rencana biaya pada instalasi tenaga listrik 1 fasa 3 4 Menerapkan Standing Operational Precedure SOP pada pemasangan instalasi penerangan panel dan petir 3 15 Memahami komponen instalasi listrik dengan menggunakan sistem busbar memahami instalasi tenaga listrik 3 fasa, pengertian instalasi tenaga listrik 3 fasa, prosedur pemasangan instalasi tenaga listrik 3 fasa, instalasi tenaga listrik 3 fasa pdf, komponen instalasi tenaga listrik 1 fasa, materi instalasi tenaga listrik 3 fasa, memahami prosedur pemasangan instalasi tenaga listrik 3 fasa, komponen phb 3 fasa dan fungsinya, Dunia Listrik Motor Listrik AC 3 Fasa Sumber Listrik KOMPONEN KOMPONEN LISTRIK15 09 2020 Komponen Listrik 15 15 No comments MCB 1 FASA oleh www instalasilistrikrumah com Gambar disamping adalah contoh MCB umum yang biasa dipakai di instalasi listrik rumah Ada perbedaan antara MCB milik PLN yang terpasang di kWh TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK KONTROL MOTOR LISTRIK 3 Sumber Instalasi Penerangan Duwi Arsana09 09 2020 Download Full Power Point KABEL Kabel yang berada dipasaran memiliki isolasi baik dari karet maupun dari plastik Dengan berbagai bentuk dan ukuran Selain isolasi juga dilengkapi semacam perisai sebagai pengamanan terhadap tekanan mekanis Yang dibahas disini adalah jenis penghantar yang sering dipergunakan pada jaringan instalasi rumah tinggal kantor dan bangunan sejenisnya a KWh Meter 1 fasa digunakan pada daya rendah yang Sumber Listrik 3 Phase24 01 2020 Selengkapnya mengenai sistem tenaga listrik PLN ini akan dijelaskan pada artikel lain yang akan masuk daftar tunggu untuk rilis Sistem Tenaga Listrik PLN Listrik 3 phase adalah listrik AC alternating current yang menggunakan 3 penghantar yang mempunyai tegangan sama tetapi berbeda dalam sudut phase sebesar 120 degree Simbol simbol Instalasi Listrik Dunia Elektro Sumber INSTALASI TENAGA LISTRIK KONTROL MOTOR LISTRIK 3 Sumber listrik Sumber p2 spk teknik instalasi tenaga listrik Sumber Simbol Listrik Lengkap Berdasarkan PUIL 2000 Sumber

komponen instalasi penerangan 3 fasa